Penyelundupan Minyak Ilegal Jalur Laut Melibatkan Mafia BBM Subsidi PT Cakra Petro Energi Di Perairan Sumsel Kian Menjadi Sorotan

Sumatra Selatan : Dugaan praktik bisnis gelap penyelundupan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan oplosan minyak mentah jenis solar yang didistribusikan melalui jalur laut di wilayah Sumatera Selatan kembali menjadi sorotan. Informasi yang dihimpun menyebut adanya dugaan distribusi solar bersubsidi dari Provinsi Lampung.

Dugaan tersebut bukan sekadar persoalan pengangkutan BBM dari satu wilayah ke wilayah lain. Jika benar solar yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak justru dikumpulkan, diangkut, kemudian diperjualbelikan kembali untuk memperoleh keuntungan, maka persoalan tersebut berpotensi masuk dalam ranah pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Dari informasi yang di peroleh tim Lapangan nama Lebel Perusahaan transportir PT Cakra Petro Energi turut andil dalam aktivitas penyelundupan BBM Subsidi yang di peroleh dari Lampung untuk mentrisibusikan Solar jaringan sindikat mafia BBM subsidi untuk pengisian kapal tengker yang diduga berdemaga di perairan Laut wilayah Gandus .Jl.Lettu Karim Kadir No 50 Kecamatan Gandus.

Hasil penelusuran tim di lapangan, Lokasi aktifitas terlubung penyimpanan BBM subsidi yang berada di Kecamatan Gandus kerap terlihat keluar masuk armada tengki biru putih bertuliskan PT PT.Cakra Petro Energi yang diduga milik Risdan pemain lama dalam bisnis didunia perminyakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Cakra Petro Energi maupun instansi berwenang. Diam bukan jawaban! Keheningan justru memperkuat dugaan ada yang sengaja ditutup-tutupi! Semakin lama penjelasan tertunda, semakin luas kesimpangsiuran yang merugikan semua pihak!

Aparat penegak hukum dan instansi berwenang diminta segera turun ke lapangan! Lakukan penelusuran mendalam, periksa dokumen secara menyeluruh, telusuri jejak muatan dari asal hingga tujuan, dan umumkan hasilnya secara transparan kepada publik! Jangan biarkan warga hanya bergantung pada kabar yang berputar tanpa kejelasan resmi!

Masyarakat berharap semua ini dapat ditelusuri secara terbuka, proporsional, dan akuntabel — agar tidak ada yang difitnah, tidak ada yang lolos dari pengawasan, dan kebenaran akhirnya berdiri tegak di hadapan semua pihak! Jelaskan sekarang, sebelum kesimpulan sepihak menguat dan menjadi sulit diluruskan!

Bersambung !!

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *