Bupati Minta Seluruh Pihak Terus Sinergitas Tangani Covid-19 Di Way Kanan

Way Kanan, etalaseinfo.com (SMSI) – Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M mengikuti Zoom Metting Sinergitas Penanganan Virus Covid-19 di Kabupaten Way Kanan, Selasa (27/07/2021) bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Ir. Kussarwono, M.T.

Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul, S.Sos.,M.IP melalui Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan.

Raden Adipati Surya menyampaikan terima kasih kepada semua Lembaga Pemerintah dan Swasta (Forkopimda dan Instansi Vertikal, Perusahaan) yang sejak awal Pandemi Covid-19 terjadi sudah bersama-sama dan bekerjasama untuk menangani/mencegah Covid-19 maupun menangani dampak dari wabah ini, dengan memberikan berbagai bantuan baik yang melalui Pemerintah maupun langsung kepada masyarakat sekitarnya.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres dan Bapak Dandim beserta jajarannya yang tidak pernah berhenti siang malam, dalam seminggu sebulan terus menerus melakukan kegiatan bersama-sama Aparatur Pemda dan masyarakat untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, mendorong dan melaksanakan vaksinasi, memberikan berbagai bantuan pangan kepada warga.

Pandemi Covid-19 belum berakhir bahkan terus menunjukkan kenaikan kasus termasuk di Way Kanan. Pemerintah Daerah dengan segala kewenangan dan kemampuan terus menerus menekan dan mengatasi penularan Covid-19, sejak awal kasus muncul, Pemda telah membentuk Satgas Covid-19 dari Tingkat Kabupaten sampai Tingkat Kampung/Kelurahan. Pemda juga telah memaksimalkan Tenaga Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan yang ada.

“Tempat perawatan Covid-19 di RS Pemda semula disiapkan 21 tempat tidur, pada bulan Juni kita tingkatkan menjadi 34 tempat tidur, namun pada bulan Juli ini Tingkat keterisiannya sudah 100% dan tidak mampu lagi menerima pasien baru selama belum ada yang keluar baik karena sembuh atau karena meninggal dunia. Saat ini RS ZAPA masih kita siapkan 1 lantai gedung lagi  untuk Ruang Perawatan Covid-19, dengan kapasitas 50 tempat tidur. Diperkirakan awal Agustus sudah bisa di pakai sehingga nantinya akan ada 89 Tempat Tidur bagi pasien Covid-19.  Jika masih juga penuh dan tidak mampu lagi, maka RS ZAPA akan diambil kebijakan, tidak menerima pasien penyakit umum dan hanya akan menerima pasien Covid-19 yang diperkirakan nantinya akan bisa menampung 250 orang pasien (Tulang Bawang dan Lampung Tengah sudah melakukan ini)”, jelas Bupati Adipati.

Saat ini episentrum Covid-19 dunia ada di Indonesia, kasus harian yang terpapar Covid-19 mencapai 40 ribu lebih dan kematian tercatat rata-rata 1.500 orang per hari ini yang tercatat. Artinya bisa jadi lebih dari ini angkanya, bisa menjadi 3 kali lipat atau 4 kali lipat. Sehubungan dengan meningkatnya kasus Covid-19, dan sesuai dengan arahan dari Presiden RI dan Gubernur Lampung bahwa harus bekerja bersama-sama, harus gotong royong saling menguatkan untuk mengatasi masalah Covid-19 ini.

“Yang harus kita lakukan bersama-sama yaitu perketat mobilitas warga dan karyawan kita, hindari dan larang warga dan anggota kita untuk melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak Dorong warga dan karyawan untuk mengikuti vaksinasi, jangan sampai warga atau karyawan kita yang menolak vaksinasi”, himbaunya.

Khusus untuk Perusahaan, jika ada kemampuan keuangannya agar berupaya untuk melaksanakan vaksinasi secara mandiri dan Pemda siap memfasilitasi pelaksanaannya. Jika 70% warga sudah divaksin, jika melihat diberbagai Negara Eropa mereka sudah tidak lagi memakai masker, karena yang terpapar Covid-19 semakin sedikit dan gejalanya juga sudah ringan. Ini yang diharapkan adanya Herd Immunity bagi warga masyarakat kita. Selain apa yang harus dilakukan secara bersama-sama, masih banyak lagi yang harus bersama-sama dilakukan, karena kemampuan Pemerintah sangat terbatas.

“Kita berharap kepada semua Perusahaan yang ada di Way Kanan ikut turut membantu Pemda dalam rangka menangani Covid-19. Diharapkan juga dapat membantu berupa bantuan sembako terutama bagi warga yang melaksanakan isolasi, membantu obat-obatan/vitamin, membantu APD bagi Nakes, membantu sarana Isoman di Tingkat Kampung dan membantu oksigen yang saat ini masih sangat dibutuhkan bagi pasien Covid-19 namun terjadi kelangkaan serta kita juga berharap dalam pertemuan ini terdapat kesepakatan siapa berbuat apa dan siapa membantu apa”.(Kf-M-J)

Bagikan