Gerbong Babaranjang dan Truk Terlibat Kecelakaan Selesai Dievakuasi

Evakuasi pascakecelakaan antara kereta babaranjang dan truk. 

BAndar Lampung -PT KAI Divre IV Tanjungkarang telah mengevakuasi rangkaian kereta babaranjang, yang terlibat kecelakan dengan truk pengangkut semen, di perlintasan sebidang KM 6+9 Blokpos GR Jalan Ki Agus Anang, Garuntang, Bandar Lampung, Sabtu 17 Oktober 2020 yang lalu.

Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Jaka Jarkasih mengatakan pihaknya
mengevakuasi gerbong dan sisa truk agar perlintasan kereta api bisa dilalui selesai pada Minggu 18 Oktober 2020 pada pukul 07.25 WIB. “Sudah selesai pada pagi,” ujarnya.

Ia memaparkan sebelumnya, saat evakuasi, PT KAI Divre memasang semboyan 3, yakni memasang beberapa markah (bendera, papan dan lampu sinyal) yang dipasang atau diperlihatkan pada jarak minimum 500 m dari bagian jalan yang mengsiyaratkan  bahwa jalur kereta api yang akan dilewati berstatus tidak aman, kereta api yang akan melewatinya diharuskan untuk berhenti.

Kemudian usai dievakuasi statusnya diganti dengan Semboyan 2 yang berarti,  kereta bisa melaju dengan batas kecepatan tertentu yang ditentukan KAI, yakni 10 km/jam.

“Penanganan eks rinja KA 3024 Km 6 +9 semboyan 3 dicabut pukul.07.35, diganti dg S2 taspat 10 km. Penanganan eks rinja dinyatakan selesai,” paparnya.

Sementara, Kapolsek Panjang Kompol Adit Priyanto memaparkan, tidak ada korban jiwa terhadap kecelakaan tersebut. Diduga truk mengalami rem blong jadi penyebab kecelakaan tersebut.

“Kini sudah ditangani dan di koordinasikan oleh PT KAI Divre IV,” paparnya. (LP)

Bagikan