Polda Lampung Akan Gelar Operasi Zebra Krakatau

Bandarlampung – Polda Lampung dan jajaran akan menggelar Operasi Zebra Krakatau 2020 pada 26 Oktober hingga 8 November 2020.

“Operasi Zebra Krakatau itu akan melibatkan sebanyak 588 personel terdiri atas 94 orang dari Polda dan 494 personel Polres jajaran di Lampung,” kata  Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung Kombes Pol Donny Sabardi Halomoan Damanik, di Bandarlampung,  Rabu. 

Ia menyebutkan, tujuan Operasi Zebra Krakatau ini yakni berkurangnya jumlah pelanggaran dan kejadian lakalantas.

Kemudian,  adanya peningkatan kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan tingkat kematian korban kecelakaan lalu lintas. 

Selain itu,  untuk meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas termasuk dalam pilkada.

“Kita ketahui di Lampung saat ini akan melaksanakan pilkada 8 kabupaten/kota. Diharapkan dengan massa kampanye itu, disiplin masyarakat tetap dipertahankan,” katanya. 

Selanjutnya,  menurut Donny terbangunnya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi milenial dan para peserta kampanye pilkada 2020.

“Terciptanya situasi kamseltibcar lantas yang kondusif di tengah pandemi COVID-19,” ujarnya. 

Selain itu juga, dengan Operasi Zebra Krakatau ini terbangunnya budaya masyarakat melakukan kebiasan baru dalam berlalu lintas antara lain menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan tidak berkerumun.

“Berkurangnya angka penularan COVID-19, khususnya di jalan arteri dan jalan tol yang memungkinkan menjadi klaster penularan,” ungkapnya.

Oleh karena kata Dirlantas Polda Lampung itu, mengimbau kepada masyarakat agar melengkapi surat kendaraan dan kelengkapan kendaraannya.

“Kami bekerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk memasang imbauan keselamatan berlalu lintas di 9 trafic light (TL) yang ada di Kota Bandarlampung,” kata Dia.

Kesembilan trafic light (TL) itu berada di Tugu Raden Intan, RS Abdul Muluk, Tugu Adipura, Cokro-Sudirman, Cut Mutia-Wolter Monginsidi, Begadang Resto, Palapa, Lungsir dan TL King.

Dirlantas Polda Lampung itu juga mengimbau agar pada saat libur panjang mendatang masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan. (ANt)

Bagikan