Riana Sari Minta Dekranasda Kabupaten/Kota Jangan Hanya Berikan Pelatihan, Tapi Kawal Pemasarannya

Metro, etalaseinfo.com (SMSI)  –  Wakil Ketua PKK Kota Metro mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda se-Provinsi Lampung pada masa bakti 2021-2026, yang digelar secara virtual di Ruang Command Center, Rabu (16/06/2021).

Riana Sari Arinal selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung berharap, para pelaku usaha di bidang kerajinan, kesenian dan UMKM yang ada di 15 Kabupaten di Lampung bisa lebih menggeliat, serta bisa memberikan manfaat kepada masyarakat Lampung.

Lanjutnya, Riana juga mengingatkan untuk bersama-sama mengembangkan usaha-usaha di bidang seni, kerajinan yang ada di Lampung.

“Saya harap bisa disinergikan dengan seluruh OPD, dalam rangka menggiatkan ekonomi. Selain itu juga bisa menjadi wadah hasil karya dan budaya dari masyarakat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus Dekranasda di 15 kabupaten yang telah memberikan dorongan dan semangat bagi para pelaku ekonomi kreatif,” ujar Riana.

Tambahnya, Riana juga berpesan kepada pengurus Dekranasda untuk tidak merasa puas dan bosan. Dan selalu memberikan semangat dan motivasi bagi para pelaku kerajinan di segala bidang yang ada di Lampung.

“Untuk para pengurus yang hadir pada kegiatan ini, saya harap mampu bekerja sama memajukan Dekranasda Lampung. Sehingga nantinya bisa membantu menggerakkan pengrajin di Lampung, serta menciptakan kreasi-kreasi yang semakin unggul,” ungkapnya.

Diakhir penyampaian, Ketua Dekranasda Lampung ini menekankan kembali bahwa, kita bekerja bukan hanya sekadar memberikan pelatihan dan bimbingan kepada para pengrajin.

“Kita bersama-sama bukan hanya sekedar memberikan pelatihan-pelatihan dan bimbingan kepada para pengrajin, tapi juga ikut mengawal pemasarannya,” ungkap Riana.

Riana juga mengumumkan adapun 5 perwakilan UMKM Lampung yang berhasil masuk dalam Pasar Digital (paDi) UMKM Expo 2021 diantaranya yaitu, Alin Tapis dari (Bandarlampung), Desi Collection (Pesisir Barat), Cratina Tapis (Lampung Utara), Rumah Tapis Karyati dan Melati Tapis (Pringsewu).

“Saya ucapkan selamat dan juga berbangga karena nama-nama yang disebutkan, telah memenuhi standar nasional dan berhasil masuk ke paDi. Semoga kedepannya setiap kabupaten bisa memasarkan kerajinannya ke dalam paDi,” ungkapnya. (Kf-Di)

Bagikan