Terkait Vaksinasi Bersama Polres Lambar dan Kodim 0422/LB, Pemkab Lambar dan Pesbar Rakor Lanjutan

Lampung Barat, etalaseinfo (SMSI) –  Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan terkait percepatan vaksinasi covid-19 bersama Polres Lampung Barat serta Kodim 0422/LB yang dilaksanakan di Aula Sudirman, Makodim 0422/LB setempat, Rabu (13/10/2021).

Rakor itu merupakan rakor lanjutan yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Sabtu (9/10) kemarin di beranda rakyat Polres Lambar, membahas mengenai pelaksanaan percepatan pemberian vaksinasi covid-19 di wilayah Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat.

Rakor tersebut dibuka langsung Dandim 0422/LB Letkol Czi. Benni Setiawan, dan dihadiri langsung Kapolres Lampung Barat (Lambar) AKBP Hadi Saepul Rahman, S.Ik., Sekretaris Daerah Lambar (Sekda) Akmal Abd. Nasir SH diwakili Kepala Dinas Kesehatan dr. Kurniawan Widyatmoko, S.Pb., Sekda Pesisir Barat (Pesbar) Ir. N. Lingga Kusuma, MP.

Juga Kepala Dinas Kesehatan Pesbar, Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Pekon (PMP) Lambar dan Pesbar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lambar dan Pesbar, Camat se-Kabupaten Lambar dan Pesbar, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas se-Kabupaten Lambar dan Pesbar, serta Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Lambar dan Pesbar Selaku pembuka kegiatan, Dandim 0422/LB Letkol Czi. Benni Setiawan menyampaikan tujuan dilakukan Rakor tersebut agar proses vaksinasi selesai tepat waktu.

Hari ini, di tempat ini Makodim 0422 Lampung Barat, kita mengadakan rapat koordinasi percepatan vaksinasi, tujuannya apa? supaya vaksin yang tersedia habis digunakan tepat waktu, sehingga persentase yang diinginkan bisa tercapai,” ungkapnya.

Pada bulan lalu persentase vaksinasi di Provinsi Lampung menduduki peringkat terendah se-Indonesia, namun dengan kerja keras dan kegotongroyongan serta kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab), TNI dan Polri, kini persentase vaksinasi di Provinsi Lampung merangkak naik.

“Saat ini di tingkat Provinsi Lampung vaksinasi kepada masyarakat baik yang dilakukan dari Pemerintah Daerah (Pemda), TNI maupun Polri Alhamdulillah sudah naik ranking/peringkat empat dari bawah, kalau kemarin terbawah,” paparnya.

Menyikapi hal tersebut, demi percepatan vaksinasi yang lebih maksimal, Dandim 0422/LB Letkol Czi. Benni Setiawan memerlukan strategi dan kolaborasi pelaksanaan sehingga dapat meningkatkan rating persentase masyarakat yang tervaksin.

“Kita di sini memecahkan masalah dan kendala dalam proses vaksinasi, mulai dari masalah pencatatan kegiatan, masalah ketersedian vaksin, masalah masyarakat yang tidak mau divaksin, masalah kondisi geografis dimana titik tinggal masyarakat di pelosok-pelosok sehinga sangat sulit terjangkau, ini merupakan suatu pemikiran yang harus dipecahkan agar sasaran vaksin tercapai,” jelasnya.

Dalam Rakor tersebut, Ia sengaja mengundang seluruh camat dan kepala puskesmas serta APDESI yang ada di Kabupaten Lambar dan Pesbar demi tercapainya dua wilayah kabupaten tersebut terbebas dari wabah pandemi covid-19 dengan vaksinasi massal.

Karena ketiga komponen tersebut mempunyai peran penting dalam menggolkan atau mensukseskan vaksinasi yang sedang gencar-gencarnya dilaksanakan.

“Sengaja kami di sini mengundang camat, juga hadir Kepala Puskesmas dan APDESI, komponen ini akan mempunyai peran yang sangat penting sekali, dalam menggoalkan atau mensukseskan vaksinasi yang sedang gencar-gencarnya kita laksanakan,” katanya.

Lanjut Dandim 0422/LB Letkol Czi. Benni Setiawan “Kami butuhkan peran serta daripada bapak camat, ibu camat, tenaga kesehatan yang dalam hal ini puskesmas yang ada di wilayah Pesisir Barat dan Lampung Barat agar mempunyai strategi dan mampu melaksanakan hal tersebut,” tambahnya.

Sementara, Kapolres Lampung Barat, AKBP Hadi Saepul Rahman S.Ik., menekankan kepada para peserta Rakor dapat mempunyai rasa “sense of crisis” atau kepekaan dalam menghadapi krisis yang diakibatkan pandemi Covid19.

“Kami ingin menyampaikan bahwa yang hadir di sini untuk mempunyai perasaan yang sama, kita harus punya perasaan yang sama itu diawali dengan apa? dengan perasaan sense of crisis atau kepekaan dalam menghadapi krisis yang diakibatkan pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Menurutnya, krisis yang dialami diakibatkan masih banyaknya jumlah masyarakat yang belum tervaksin secara menyeluruh.

“Saat ini krisis banyak masyarakat kita yang belum divaksin, kita harus punya perasaan yang sama, ucapan yang sama, perasaan yang sama tentang sense of crisis agar masyarakat segera tervaksin sehinga terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok,” paparnya.

Pemda, TNI maupun Polri agar dapat bekerjasama dan berkolaborasi demi suksesnya vaksinasi di Indonesia, terkhusus di Provinsi Lampung.

“Kita ada target vaksinasi dari tiga instansi, Pemda 60%, TNI 20% dan Polri 20% persen, tetapi tentunya dalam prosesnya ada kekurangan masing-masing sehingga yang kita butuhkan kerjasama dan kolaborasi,” pungkasnya.(Kf-Kub-J)

Bagikan