Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Lampung Melawan (BEM SI) di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung berlangsung aman dan tertib, Senin (23/2/2026).
Sebanyak 734 personel gabungan disiagakan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum tersebut.
Pengamanan dilakukan di sepanjang rute pergerakan massa hingga di lokasi aksi, yakni depan Kantor DPRD Provinsi Lampung dan Kantor Gubernur Lampung di Jalan Wolter Monginsidi, Talang.
Sekitar 100 massa aksi berkumpul di Museum Lampung sebelum melakukan konvoi menggunakan sekitar 35 unit kendaraan roda dua menuju pintu gerbang Kantor DPRD Provinsi Lampung dengan pengawalan personel kepolisian.
Setibanya di lokasi, massa menyampaikan orasi dengan mengangkat isu “Gelap Gulita Pendidikan Indonesia”.
Adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan antara lain menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama, mewujudkan pendidikan gratis, penambahan anggaran pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru honorer, relokasi siswa dan guru SMA Siger ke sekolah yang memiliki legalitas dengan jaminan beasiswa, serta mendorong regulasi pajak progresif untuk dialokasikan sebagai anggaran pendidikan.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis dan profesional.
“Kami menerjunkan 734 personel gabungan untuk memastikan aksi berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Pengamanan juga disertai pengawalan dan negosiasi agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik,” ujarnya.
Perwakilan DPRD dan Pemerintah Provinsi Lampung kemudian menemui massa aksi untuk melakukan dialog dan menerima tuntutan.
Sekitar pukul 13.26 WIB, massa membubarkan diri dengan tertib.
“Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif,” tutup AKP Agustina Nilawati.(*)
