Aktivitas GAK Level II Waspada, Masyarakat Diimbau Tidak Dekati Radius 2 Kilometer

Lampung Selatan, etalaseinfo,co.id  – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan periode pengamatan Minggu, 17 Mei 2026 pukul 00.00–24.00 WIB yang dikeluarkan Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, PVMBG.

Berdasarkan hasil pengamatan, kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau bervariasi mulai dari cerah, berawan, mendung hingga hujan ringan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan timur laut dengan suhu udara berkisar antara 25,9 hingga 29,8 derajat celsius dan kelembapan udara mencapai 78,3–94,6 persen.

Secara visual, Gunung Anak Krakatau terpantau jelas hingga tertutup kabut tipis level 0–III. Asap kawah berwarna putih dengan tekanan lemah terlihat keluar dari kawah dengan intensitas tipis setinggi sekitar 5–10 meter di atas puncak.

Sementara dari sisi kegempaan, aktivitas vulkanik masih menunjukkan dinamika. Petugas mencatat adanya dua kali gempa hybrid/fase banyak, lima kali gempa vulkanik dangkal, enam kali gempa vulkanik dalam, tiga kali gempa tektonik lokal, dan satu kali gempa tektonik jauh.

Selain itu, tremor menerus (microtremor) juga masih terekam dengan amplitudo dominan 0,5 milimeter. Kondisi gelombang laut di sekitar kawasan gunung dilaporkan dalam keadaan tenang.

Meski belum menunjukkan peningkatan signifikan, aktivitas vulkanik tersebut masih memerlukan kewaspadaan masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar wilayah perairan Selat Sunda.

Berdasarkan rekomendasi resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki diminta untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Rioboniek Situmorang menjelaskan status Level II menandakan aktivitas gunung masih berada di atas kondisi normal sehingga perlu kewaspadaan.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Hingga saat ini kondisi Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau secara intensif oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau untuk mengantisipasi perkembangan aktivitas vulkanik selanjutnya. (*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *