Lampung Timur, etalaseinfo.co.id – Sebuah toko sembako yang berada di area Pasar Dusun VI, Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, mengalami kebakaran pada Selasa (26/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Korban diketahui berinisial AG (40), pemilik toko sembako yang menjadi lokasi kebakaran. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali diketahui muncul dari bagian dalam toko saat situasi pasar sedang sepi aktivitas.
Kebakaran tersebut menghanguskan berbagai barang dagangan yang berada di dalam toko, di antaranya makanan ringan, minyak goreng, gula, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Besarnya kobaran api membuat sebagian besar isi toko tidak dapat diselamatkan.
Menurut keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik yang terjadi pada instalasi arus listrik di dalam toko. Percikan api yang muncul diduga dengan cepat menyambar barang-barang yang mudah terbakar sehingga api segera membesar.
Mendapat informasi mengenai peristiwa tersebut, petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian dan warga sekitar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Dengan peralatan yang tersedia, petugas dan masyarakat bahu-membahu berusaha mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar area pasar.
Setelah dilakukan pemadaman selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun, kerugian materiil yang dialami korban cukup besar karena sebagian besar stok barang dagangan habis terbakar.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi juga melakukan pendataan serta pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak aman serta rutin melakukan pengecekan kondisi kabel dan peralatan elektronik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pemilik usaha untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan instalasi listrik di tempat usaha mereka demi menghindari risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar. (*)
