Bulog Lamsel Gerak Cepat Salurkan Bantuan Pangan 2026 Guna Antisipasi Inflasi

Kepala Kantor Cabang Bulog Lamsel, Fedrial Farhan (Foto: Dok. Pribadi/Hallo!Lampung)

Kalianda, etalaseinfo.co.id – Perum Bulog Kantor Cabang (Kanca) Lampung Selatan memastikan proses pendistribusian bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026 berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.

Pengawasan ketat di setiap lini menjadi kunci utama guna memastikan bantuan pemerintah ini sampai ke tangan masyarakat secara presisi di 17 kecamatan.

Kepala Kanca Bulog Lampung Selatan, Fedrial Farhan menyampaikan, bahwa situasi di lapangan pada penyaluran Sabtu 18 April 2026 terpantau lancar tanpa kendala berarti. 

Menurutnya, program ini bukan sekedar rutinitas distribusi, melainkan langkah strategis dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan dan mengendalikan laju inflasi di daerah.

“Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari gudang hingga ke titik bagi di desa-desa, berada dalam pengawasan penuh. Fokus kami adalah ketepatan sasaran dan kenyamanan masyarakat saat menerima bantuan,” ujar Fedrial kepada Tim Redaksi Hallo!Lampung, Minggu malam 19 April 2026.

Dijelaskannya, tercatat sebanyak 184.677 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Lampung Selatan menerima paket bantuan gabungan untuk dua bulan.

“Setiap keluarga membawa pulang 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng berkualitas sesuai ketentuan pemerintah. Secara akumulatif, Bulog menggelontorkan total 3.693.540 kilogram beras dan 738.708 liter minyak goreng untuk periode ini,” jelasnya.

Diungkapkannya, keamanan dan kecepatan distribusi ini merupakan hasil sinergi solid antara Bulog, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, serta dukungan penuh dari personel TNI. 

“Kolaborasi lintas sektor ini terbukti efektif dalam memitigasi hambatan distribusi di 260 desa,” ungkapnya.

Dengan manajemen logistik yang terukur, Bulog optimis seluruh masyarakat sasaran dapat merasakan manfaat program ini secara merata sepanjang tahun 2026. 

“Kehadiran bantuan ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang kuat bagi warga di tengah dinamika harga kebutuhan pokok,” pungkasnya.(***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *