Natar, etalaseinfo.co.id – Diduga bunuh diri, Anton Tito Sumarlin A.Md, Pria kelahiran Bandar Lampung, 30 Mei 1988, yang bekerja sebagai ASN TNI (Kodim Tulang Bawang) beralamat di Perumahan Nuwo Sriwijaya Blok D No. 03 Desa Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung dengan seutas tali.
Jenazah korban diketahui Pada hari Jumat tanggal 27 Desember 2024 sekitar jam 02.45 Wib, Jenazah ditemukan oleh tetangganya bernama Ela Aniswati bersama suami nya an. Rizal Rosani dalam kondisi tergantung menggunakan seutas tali di lehernya yang diikatkan pada lubang angin atau loster bagian tengah rumah dan diduga sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Peritiwa berawal dari saksi an. Ela Aniswati ditelpon oleh istri korban an. Eka Martini sesaat sebelum diketemukannya Jenazah, Eka Martini memberitahukan jika suaminya mengirim gambar aneh – aneh ke WA nya tanpa memberitahukan gambar apa yang dikirim tersebut kepada saksi.
Lalu istri korban meminta tolong kepada saksi untuk melihat kerumahnya karena saat itu posisi istri korban bersama anak – anaknya sedang tidak berada dirumah mereka karena pulang kerumah orang tuanya di Padang Cermin Kabupaten Pesawaran dalam rangka anak mereka libur sekolah.

Mengetahui kondisi korban tersebut, saksi langsung memberitahukan kepada sekuriti perumahan, RT setempat dan orang tua korban, setelah orang tua korban sampai dirumah anaknya tersebut lalu orang tua korban melepas tali dari leher korban dan menurunkannya.
Dari hasil pemeriksaan awal oleh petugas medis an.Desi Handayani selaku Bidan, menerangkan jika terdapat luka lecet pada leher korban akibat jeratan tali tambang, kondisi lidah sedikit menjulur dan pada kemaluannya diduga mengeluarkan cairan sperma, serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Anggota Kepolisian sektor Natar Panit 1 Reskrim IPDA Adek Suci dan pers piket yang datang kelokasi Menghubungi istri korban an.Eka Martini melalui telepon, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti seutas tali dan Menerima surat pernyataan Penolakan autopsi dari pihak keluarga.
Dari keterangan istri korban Eka Martini kepada aparat kepolisian jika dia dan suaminya tidak punya masalah serta suaminya juga tidak ada permasalahan dengan orang lain, namun dia menerangkan mereka sedang mengalami kesulitan ekonomi saat ini namun bukan dikarenakan pinjol atau ditagih hutang oleh orang.
Keluarga korban sudah menerima atas kematian korban tersebut dan tidak mau dilakukan autopsi maupun visum terhadap korban serta terhadap korban akan segera dimakamkan oleh keluarganya tersebut. Sebagaimana dijelaskan dalam Laporan Singkat Kapolsek Natar Kompol Hendra Saputra, SE,MM ke Polres Lampung Selatan. (Jun)
