Dilarang Kepala SMAN 2 Natar Pindah, Muhamat Arvin Malas Sekolah

Natar, etalaseinfo.co.id  – Muhamat Arvin siswa kelas XI sekolah menengah atas (SMA) Negeri 2 natar mulai malas sekolah.

Malasnya Arvin sekolah dikerenakan jarak tempuh dari rumah menuju sekolah cukup jauh, Alvin yang bertempat tinggal di Rt.002 RT. 010 desa  Tanjung Sari Natar, harus menempuh jarak lebih dari 10 km menuju tempatnya sekolah di SMAN 2 Natar yang berada di desa Pancasila. Selain jarak yang cukup jauh jalan yang dilalui juga tidak mendukung untuk dilalui anak sekolah selain berdebu saat panas, berlumpur saat musim Hujan.

Sejak lama keluarga alvin sudah berupaya untuk pindah sekolah bahkan sejal kelas X, namun upaya tersebut gagal karena tidak tersedianya ruang kelas yang dapat menampung Alvin saat kelas X (1 SMA. Red).

Ketika kenaikan kelas orang tua Arvin mencoba menghubungi sekolah yang dapat menampung Alvin, namun upaya tersebut kandas karena kepala SMAN 2 natar Paizin Priatna menolak melepas Alvin pindah tanpa alasan yang jelas.

Menurut keterangan orang tua Muhamat Arvin, “Patuli” kepada media ini, bahwa upaya yang dilakukan untuk meminta surat pindah sudah 5 kali, namun selalu gagal.

“ Kami orang miskin jika tetap bertahan putra kami sekolah di SMAN 2 Natar, kami sangat keteter karena selain jalan yang jelek kami juga harus selalu menyiapkan uang untuk beli minyak agar kendaraan bisa berjalan, belum lagi jika pecah ban, bisa terlambat”, jelas Partuli dengan wajah kecewa.

Jika upaya kami tetap dihalangi kami akan menempuh jalur lain dengan mengadu ke Ombudsman, agar hak anak kami untuk sekolah disekolah yang mudah terjangkau bisa terkabul, jelas Partuli yang didampingi Istri dan kedua orang tuanya. (Kakek dan nenek Arvin).

Kepala SMAN 2 Natar,  Paizin Priyatna,S.PD.MMPD yang dihubungi melalui panggilan WhatsApp hingga 12 x pada nomor 0813-7946.0xxx meski aktif namun tidak direspon, pesan WhatsApp 3 x juga tidak dibalas, demikian juga dengan pesan Voice Note juga tidak dijawab. Selasa 22 Juli 2024.

Dengan prilaku kepala sekolah seperti ini tentunya sangat merugikan warga terutama siswa yang seharusnya menjadi prioritas memperoleh pendidikan yang layak cepat dan terjangkau.

Terpisah media yang mencoba menghubungi Kepala SMAN I Natar, Agus Nardi, disela kegiatan berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa di SMAN I Natar ada tempat jika Muhamat Arvin pindah di kelas XI. Sebagai Sekolah yang dekat dan ada tempatnya kami tidak bisa menolak.

Keterangan Agus Nardi diperkuat dengan Ketua Komite SMAN I Natar Hidarsel,SE,SH, hidarsel menjelaskan, sebagai perwakilan walimurid kami mendukung Ananda Muhamat Arvin jika ingin pindah kesekolah yang lebih dekat dan mudah dijangkau terutama di SMAN I Natar, karena keinginan anak untuk pindah itu Hak Azasi tidak bisa dihalangi tanpa alasan apapun apalagi alasan yang tidak jelas.(Jun)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *