Gambar : Ilustrasi
Candipuro, etalaseinfo.co.id – Nasib tragis dialami Holidun (36) warga Desa Bumi Jaya, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang tewas akibat terkena sambaran petir saat berteduh di Gubuk lahan persawahan, Jumat (6/9/2024) sekitar pukul 08.20 WIB.
Saat kejadian, korban bersama rekanya Mardi (48) warga Dusun Jemakir, Desa Rawa Selapan, Kecamatan Candipuro, sama-sama berteduh di gubuk karena turun hujan.
Dikatakan Mardi, korban saat itu akan menghidupkan mesin sedot air untuk mengaliri air sawahnya yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang saat ini.
Setelah mengisi Bahan Bakar Miyak (BBM) pada mesin yang akan digunakan, tiba-tiba langit mendung dan turun hujan, sehingga ia dan korban bergegas mencari tempat untuk berteduh
“Pada saat berteduh korban masih menggunakan handphone (HP), tahu-tahu ada petir dan korban sudah terkapar dengan baju robek dan dada gosong,” kata Mardi, seperti dilansir dari Rilisid.
Melihat kejadian yang menimpa rekannya tersebut, Mardi yang selamat lalu mencari pertolongan dengan memberitahukan kepada warga lainnya untuk membawa korban pulang dengan sepeda motor.
Plt Camat Candipuro Sholatan didampingi Kepala Desa Bumi Jaya Aris Mustofa, membenarkan peristiwa yang dialami warganya dan korban telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU).
“Iya, saya sudah dapat laporan terkait warga yang meninggal dunia karena tersambar petir,” kata Sholatan. (*)
