Natar, etalaseinfo.co.id – Akibat terjadi keributan ditempat hiburan orgen tunggal di Desa Bandarjo Kecamatan Natar Lampung Selatan mengakibatkan satu korban seorang pemuda warga desa Margosari Kecamatan Metro Kibang Lampung Timur meninggal dunia. Selasa 13 Juni 2023.
Korban meninggal dunia akibat luka tusuk dibagian punggung yang banyak mengeluarkan darah sebagaimana terekam dalam video yang beredar di masyarakat.
Dikutif dari laporan kepolisian Polsek Natar ke Polres lampung selatan bahwa Pada hari senin, 12 juni 2023 sekira pukul 23.00 wib, korban bersama tiga saksi bertemu di perempatan mbh riwok dusun 2 desa Margosari kemudian berangkat untuk menonton orgen tunggal ke daerah kemang Desa Bandarejo kec. Natar kab. Lampung selatan.
Kemudian kurang lebih sekira pukul 23.30 wib korban dan ketiga saksi sampai dilokasi orgen tunggal acara hajatan, kemudian sekira jam 01.00 wib saksi Aldo bertemu dengan korban di tarub/lokasi orgen, Sekira pukul 02.15 wib, Saksi Aldo diduga dipukul sdr Rizky (warga Talang Jarang, Kec. Natar) yang disebabkan permasalahan lama.
Pada saat saksi Aldo dipukul, Korban berusaha untuk menolong saksi dengan berkata “Bukan dia bang yang bikin rusuh” mendengar ucapan korban, kemudian sekelompok pemuda yang sebelumnya mau mengeroyok saksi Aldo balik menuju kearah korban sambil berteriak “Kamu nantang saya” kemudian rombongan tersebut menuju kearah korban Bayu.

Korban sempat lari kurang lebih 200 meter dari lokasi hiburan kemudian rombongan sdr. Rizky diduga melakukan penganiayaan yang mengakibatkan luka tusuk.
Kemudian korban yang telah mengalami luka dibawa saksi Angga ke klinik Assifa Desa Sukadamai kec. Natar, kemudian korban di rujuk ke RS. Muhamadiah metro, namun setelah ditangani lebih kurang 10 menit korban dinyatakan meninggal dunia.
Polsek Natar yang mendapat laporan langsung melakukan olah TKP dan melakukan koordinasi bersama Polsek Metro Kibang.
Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Hendra Saputra SE.MM mengatakan, Dari hasil koordinasi dan silaturahmi kepada pihak keluarga korban, pihak keluarga sepenuhnya menyerahkan permasalahan kepada pihak kepolisian untuk ditinda lanjuti.
“Do’akan agar kami cepat berhasil mengungkap kasus ini” Ujar Kasat.
Warga masyarakat sangat menyesalkan kejadian tersebut, dan berharap kedepannya hiburan hanya siang hari hingga sore saja, dan tidak sampai malam apalagi sampai dinihari.(Red)
