Jelang Bakauheni Harbour Fest 2026, Polres Lamsel Petakan Risiko Pengamanan di Menara Siger

Lampung Selatan, etalaseinfo.co.id – Polres Lampung Selatan melalui Satuan Samapta melaksanakan risk assessment atau penilaian risiko menjelang pelaksanaan Konser Musik Bakauheni Harbour Fest 2026 di kawasan Amphitheater Menara Siger, Kecamatan Bakauheni, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi ribuan pengunjung yang diperkirakan akan menghadiri festival tersebut.

Risk assessment dipimpin oleh personel Sat Samapta yang dipimpin Ipda Joniasyah bersama Aiptu Toni Afriansyah, S.H. Kegiatan difokuskan pada identifikasi berbagai potensi kerawanan di lokasi acara, mulai dari akses keluar-masuk penonton, kapasitas area konser, jalur evakuasi, titik kumpul darurat, area parkir kendaraan, hingga kondisi panggung dan fasilitas pendukung lainnya.

Kasat Samapta Polres Lampung Selatan AKP Nelson Wariki mengatakan, risk assessment merupakan tahapan penting dalam setiap pengamanan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Menurutnya, seluruh potensi gangguan harus dipetakan lebih awal agar langkah antisipasi dapat disusun secara tepat dan terukur.

“Risk assessment kami lakukan untuk memetakan seluruh potensi kerawanan sebelum kegiatan berlangsung. Dengan persiapan yang matang, kami ingin memastikan Bakauheni Harbour Fest 2026 berjalan aman, tertib, dan seluruh pengunjung dapat menikmati acara dengan nyaman,” ujar AKP Nelson Wariki.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan pengecekan menyeluruh terhadap lokasi kegiatan, termasuk menilai titik-titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan massa, kemacetan kendaraan, maupun hambatan saat proses evakuasi apabila terjadi keadaan darurat.

Polisi juga mengevaluasi sistem pengamanan kawasan, kesiapan penerangan, penempatan pos pengamanan, akses kendaraan darurat, serta koordinasi dengan panitia penyelenggara dan instansi terkait.

Selain aspek keamanan, personel turut memberikan masukan kepada panitia mengenai pentingnya pengaturan arus penonton, pemasangan rambu petunjuk, kesiapan petugas keamanan internal, penyediaan fasilitas kesehatan, hingga mekanisme penyampaian informasi kepada pengunjung apabila terjadi kondisi yang memerlukan penanganan cepat.

AKP Nelson Wariki menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan sebuah kegiatan tidak hanya bergantung pada jumlah personel yang diterjunkan, tetapi juga pada kualitas perencanaan dan sinergi seluruh pihak yang terlibat.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak panitia, petugas keamanan, dan masyarakat untuk mematuhi seluruh ketentuan yang telah disiapkan sehingga kegiatan dapat berjalan lancar tanpa mengurangi kenyamanan para pengunjung,” tambahnya.

Melalui kegiatan risk assessment tersebut, Polres Lampung Selatan berharap seluruh potensi risiko dapat diminimalkan sebelum konser dimulai. Dengan persiapan yang matang, koordinasi lintas instansi, serta dukungan masyarakat, Bakauheni Harbour Fest 2026 diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan menjadi ajang hiburan yang tetap mengedepankan aspek keselamatan bagi seluruh pengunjung.(*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *