Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Satreskrim Polresta Bandar Lampung meringkus dua dari empat pelaku pencurian spesialis rumah kosong. Keduanya yakni H (42), warga Sungkai Tengah, Kabupaten Lampung Utara dan R (28), warga Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.
Keduanya ditangkap pada Kamis (23/4/2026) dini hari di dua lokasi berbeda.
Hasil pemeriksaan, kawanan ini diduga terlibat sejumlah aksi pencurian baik di dalam maupun wilayah Bandar Lampung.
Selain menangkap kedua pelaku, Polisi juga berhasil meringkus seorang pria berinisial AE (54), warga Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung lantaran diduga sebagai penadah hasil kejahatan dari kawanan ini.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan bahwa kawanan ini beraksi dengan cara hunting atau berkeliling mencari sasaran. Mereka menyasar rumah kosong dan lingkungan yang sepi.
“Modusnya, pelaku terlebih dahulu mengetok pintu rumah. Jika dipastikan tidak ada penghuni, barulah mereka melancarkan aksinya,” Kata Kompol Gigih, Senin (27/4/2026).
Kasus ini bermula dari laporan korban, Vallentino, yang rumahnya dibobol di Jalan P. Tirtayasa, Kelurahan Sukabumi Indah, Kecamatan Sukabumi, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta.
Sejumlah barang berharga raib di antaranya perhiasan emas, jam tangan termasuk smartwatch hingga sejumlah dokumen penting lainnya.
Dari hasil penyelidikan, Polisi kemudian menangkap satu pelaku di wilayah Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Dari hasil pengembangan, satu pelaku lainnya kembali diamankan di wilayah Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran.
Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.
“Total ada empat pelaku dalam komplotan ini. Dua sudah kami amankan, dan dua lainnya masih dalam proses pengejaran,” jelasnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa linggis dan obeng yang digunakan untuk membobol rumah, pakaian yang dipakai saat beraksi, serta satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan.
“Untuk sementara ada tiga TKP, yakni di wilayah Kemiling, Kota Metro dan Telukbetung,” ungkapnya.
Saat ini polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya TKP lain serta memburu dua pelaku yang masih buron. (*)
