KMP Titian Nusantara Alami Gangguan Mesin, Sat Polairud Polres Lamsel Lakukan Pengamanan

Lampung Selatan, etalaseinfo.co.id – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Lampung Selatan melakukan pengamanan dan pemantauan di wilayah perairan Pelabuhan Bakauheni menyusul adanya gangguan mesin yang dialami KMP Titian Nusantara saat berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Selasa (10/3/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KMP Titian Nusantara bertolak dari Dermaga II Pelabuhan Merak sekitar pukul 02.30 WIB dengan tujuan Pelabuhan Bakauheni. Namun saat kapal memasuki alur pelayaran menuju pelabuhan, terjadi gangguan pada mesin kapal yang menyebabkan mesin mati sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan secara normal.

Mengetahui adanya kendala tersebut, petugas pelabuhan bersama pihak terkait segera melakukan langkah penanganan dengan menarik kapal menggunakan tugboat menuju Dermaga IV Pelabuhan Bakauheni. Proses penarikan kapal berlangsung dengan pengawasan dari berbagai instansi terkait hingga akhirnya kapal berhasil sandar dengan aman sekitar pukul 06.30 WIB.

Dalam kejadian tersebut, Sat Polairud Polres Lampung Selatan turut melaksanakan pengamanan di perairan sekitar pelabuhan guna memastikan proses evakuasi berjalan aman serta tidak mengganggu aktivitas kapal lain yang melintas di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni.

Personel Sat Polairud juga melakukan pemantauan langsung terhadap situasi perairan serta berkoordinasi dengan pihak KSOP, ASDP, dan instansi terkait lainnya guna memastikan proses penanganan kapal berjalan dengan tertib dan lancar.

Selain melakukan pengamanan di perairan, petugas juga turut memastikan proses penurunan penumpang dan kendaraan dapat berjalan dengan aman setelah kapal berhasil bersandar di dermaga.

Berdasarkan data manifes kapal, tercatat terdapat sebanyak 64 unit kendaraan yang berada di dalam kapal saat kejadian berlangsung. Rinciannya yaitu kendaraan Golongan II sebanyak 9 unit, Golongan IV A sebanyak 13 unit, Golongan IV B sebanyak 8 unit, Golongan V B sebanyak 10 unit, Golongan VI B sebanyak 13 unit, serta Golongan VII sebanyak 11 unit.

Sementara itu, jumlah penumpang yang tercatat dalam manifes kapal sebanyak 31 orang yang terdiri dari 27 penumpang laki-laki dan 4 penumpang perempuan.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun penumpang yang mengalami luka-luka. Seluruh penumpang dan kendaraan berhasil dievakuasi dengan aman setelah kapal sandar di Dermaga IV Pelabuhan Bakauheni.

Kasat Polairud Polres Lampung Selatan IPTU Panpan Hermayadi, S.H., mengimbau kepada seluruh operator kapal serta pengguna jasa penyeberangan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama melakukan perjalanan laut.

“Kami mengimbau kepada seluruh operator kapal agar selalu melakukan pengecekan kondisi teknis kapal sebelum berlayar guna memastikan keselamatan pelayaran. Kepada para penumpang juga diharapkan selalu mengikuti arahan dari petugas kapal serta memperhatikan prosedur keselamatan selama berada di atas kapal,” ujar IPTU Panpan Hermayadi.

Ia juga menambahkan bahwa Sat Polairud Polres Lampung Selatan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perairan guna memastikan aktivitas transportasi laut di wilayah hukum Polres Lampung Selatan tetap berjalan dengan aman dan kondusif.(*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *