Menko Pangan Ajak Ahli Gizi Edukasi Makanan Layak Konsumsi Anak ke Masyarakat

Antara

Jakarta, etalaseinfo.co.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengajak para ahli gizi untuk ikut mengawasi dan memberikan edukasi makanan yang layak dikonsumsi anak-anak kepada masyarakat.

“Kami tadi mengajak agar para ahli gizi untuk ikut mengawasi makanan di mana pun. Sekarang Indonesia tinggi sekali masyarakat yang kena penyakit gula atau gula tinggi. Bahkan ada anak-anak juga yang terkena. Kita minta bareng-bareng nanti melakukan edukasi makanan-makanan yang gula tinggi,” jelas Menko Pangan, Rabu (19/11/2025).

Menurut dia, terkadang minuman yang begitu manis, gula-gula dan sebagainya dijual di depan sekolah. Hal itu berisiko membuat anak-anak bisa kena penyakit gula.

“Mengajak ahli gizi untuk melakukan edukasi terhadap makanan-makanan yang anak-anak kita layak, bagus untuk dikonsumsi dan mana yang perlu dihindari termasuk yang tadi gulanya tinggi itu,” pungkasnya.

Menko Pangan mengatakan edukasi makanan dari ahli gizi saat ini penting karena makanan yang tinggi gula di Indonesia sudah mengkhawatirkan.

“Oleh karena itu, kita harus memberikan edukasi. Saya lagi mencoba nanti bagaimana agar makanan yang tinggi gula itu dicantumkan dalam labelnya itu,” tutur Menko Pangan.

Fakta Indonesia bersama Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) sebelumnya melakukan survei terhadap 117 responden pasien gagal ginjal. Hasilnya, mayoritas pasien mengidap Diabetes Melitus Tipe 2 yang salah satunya dipicu konsumsi gula berlebih dari MBDK.

Kemudian, berdasarkan ‎Data International Diabetes Federation (IDF) 2024 memproyeksikan jumlah penderita diabetes di Indonesia bakal menembus 20,4 juta jiwa, menempatkan Indonesia di posisi kelima dunia.

Sementara konsumsi gula nasional periode 2024-2025 mencapai 7,6 juta ton, termasuk tertinggi secara global. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2023 juga mencatat 67,21 persen masyarakat mengonsumsi MBDK.(TBNews)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *