Natar, etalaseinfo.co.id – Distribusi BBM solar non subsidi PT Racmat Putra Industrial yang disalurkan untuk kebutuhan para usaha industri diduga berlindung dibalik dokumen dan logo merk perusahaan jasa angkutan penyalur (transportir) BBM industri yang melekat di setiap body armada tengki transportir.
Hal itu juga untuk mengecoh petugas, serta mencari kelengahan aparat penegak hukum di Jalan.
Armada tangki transportir BBM industri PT Rahmat Putra Industrial itu diduga kerap melakukan pengambilan BBM jenis solar ilegal dari kendaraan pelangsir BBM solar subsidi SPBU, modus operandi melakukan pengisian over tab di Lokasi Jln. oemboel Kelapa Desa Natar tidak jauh dari Masjid Ar Rahman Alex Darmawan.
“Dari informasi yang di peroleh lokasi yang lahan tertutup pagar beton memang kerap di jadikan tempat pelaku mafia BBM ilegal, melakukan kegiatan BBM ilegal melakukan pengisian BBM solar ke kendaraan tengki Perusahaan biru Putih dengan modus operandi pindah muatan BBM dengan istilah over tab me gunakan kendaraan besar jenis Fuso yang diduga miliki tengki modifikasi agar tidak meninggal kan bekas barang bukti aktifitas BBM ilegal .
“Mobil tengki Biru Putih sering pak terlihat di lokasi itu biasanya nanti ada kendaraan besarnya datang jenis Fuso yang memuat BBM solarnya tapi saya tidak mengetahui asal usul BBM dari mana .”setelah Fuso datang baru mereka memindahkan bbm yang ada di dalam Fuso tersebut ke tengki itu, ucapnya kepada wartawan
Ditempat terpisah sumber lain yang tidak ingin disebutkan namanya membeberkan kepada wartawan, dugaan aktifitas bongkar muat BBM ilegal tersebut diduga melibatkan oknum seragam coklat insial RM nama oknum tersebut tergolong pemain lama di dunia BBM solar ilegal kerap libatkan PT Rahmat Sejak lama .
“Aktifitas itu ada oknum coklat nya pak inisial RM tengki nya yang ada disitu.ucapnya kepada wartawan.
Namun saat ditanya nama pemilik kegiatan ilegal tersebut dirinya belum tau jelas nama pemilik yang melakukan aktivitas tersebut karena terkesan kegiatan tersebut sangat tertutup dan rapih, tutup nya
Saat melakukan pemantauan terlihat kendaraan tengki berwarna biru putih dengan logo merk perusahaan transportir bertuliskan PT . Rahmat Putra Industrial sedang terparkir di lokasi diduga menunggu kendaraan yang memuat BBM solar ilegal pada (12 /12/2025) sekitar pukul 16.21 wib lalu sekitar pukul 21.11 Wib kembali daran kendaraan tengki tronton yang serupa berlogo merk PT.Rahmat Putra Industrial ikut merapat kelokasi tersebut.
Warga yang berada tidak jauh dari lokasi sebutkan lokasi tersebut sebelum adalah lokasi tempat pembakaran bata (tobong bata ) yang sejak lama sudah tidak beraktifitas kembali dan baru – baru terlihat dilokasi dijadikan lokasi kendaraan Tengki transportir berganti ganti logo merk berdatangan ke lokasi tobong bata tersebut.
Modus operandi dengan memindah muatan BBM ilegal yang ada di dalam kendaraan besar jenis Fuso tengki yang sudah dimodifikasi ke dalam tengki Kendaraan Transportir PT Rahmat Putra Industrial yang sudah menunggu di lokasi .
Hingga berita di turunkan belum diketahui nama pemilik lokasi yang kerap di jadikan untuk melakukan pemindahan BBM ilegal tersebut melibatkan Tengki Perusahan PT Rahmat Putra Industrial.(Tim )
