Mukernas PMI di Bandarlampung Dibuka Mantan Wapres Jusuf Kalla

Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id — Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat Jusuf Kalla membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PMI Tahun 2023, di Radison Hotel, Senin (03/07/2023).

Tahun ini Provinsi Lampung terpilih sebagai tuan rumah Mukernas PMI yang diikuti oleh 34 pengurus PMI Provinsi dengan jumlah utusan masing-masing 2 Peserta tiap Provinsi (68 orang), 12 orang Pengurus pusat dan 17 orang Peninjau dari negara sahabat.

Kegiatan ini membahas rencana kerja dan program kerja tahun 2023 dan rekapitulasi isu-isu strategis serta laporan koordinasi kegiatan tahun 2022.

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menyampaikan PMI merupakan lembaga yang sangat penting dalam kiprahnya untuk kemanusiaan. Ini dibuktikan dalam sejarah, diaman PMI resmi terbentuk satu bulan pasca kemerdekaan RI, tepatnya 17 September 1945. Mendahului terbentuknya TNI dan Polri.

“Apa yang kita laksanakan adalah kemanusiaan salah satu unsur penting daripada Pancasila, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pokoknya adalah kita bekerja untuk mengatasi kesulitan masyarakat,” ungkap Jusuf Kalla sebagaimana dialnsir dari Rilis.id.

Ditegaskannya, pondasi kerjasama dan sinergi kuat yang dilaksanakan oleh pemerintah dan PMI menjadi hal yang sangat penting. Kerjasama ini diharapkan bahwa pemerintah dan Palang Merah Indonesia memiliki visi yang sama tentang kemanusiaan, kesamaan, kemandirian persatuan dan juga kesemestaan atau universalitas.

“Terima kasih atas kerjasama yang sangat kuat dalam mengatasi masalah membantu masyarakat dan juga kepada para relawan yang bekerja dengan hati untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.

Sementara Ketua PMI Lampung Riana Sari Arinal menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Lampung menjadi tuan Mukernas dan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) ke IX Tahun 2023.

“Selamat datang di Bumi Lampung, Sai Bumi Ruwai Jurai. Semoga bapak ibu dapat menikmati keindahan alamnya, kekayaan budayanya, keunikan wastranya serta kelezatan kulinernya,” ungkapnya. (*)

Bagikan