Patroli Perairan, Polisi Bagikan Masker Untuk Nelayan di Bakauheni dan Ketapang Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau

Lampung Selatan, etalaseinfo.co.id – Direktorat Polairud Polda Lampung bersama Satpolairud Polres Lampung Selatan melakukan patroli gabungan sekaligus membagikan masker kepada nelayan yang beraktivitas di perairan Muara Pilu, Bakauheni, dan perairan Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Senin (7/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan perahu karet. Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dalam patroli tersebut, personel membagikan sebanyak 100 masker kepada nelayan yang ditemui saat beraktivitas di perairan Bakauheni dan Ketapang. Pembagian masker menjadi salah satu upaya untuk melindungi masyarakat dari paparan debu atau abu vulkanik yang dapat terbawa angin hingga ke wilayah pesisir.

Personel yang terlibat dalam patroli gabungan tersebut yakni Aiptu Welly Farozi dan Aiptu Agung Gede AJ dari Satpolairud Polres Lampung Selatan, serta Aipda Jaka, Aipda Rustam dan Bripka Joko S dari Ditpolairud Polda Lampung.

Selain membagikan masker, personel juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada para nelayan yang ditemui di sepanjang jalur patroli. Nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan perkembangan kondisi perairan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau.

Personel mengingatkan bahwa debu vulkanik dapat menyebar ke wilayah pesisir maupun pulau-pulau di sekitar Selat Sunda. Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker sebagai perlindungan terhadap saluran pernapasan.

Tribratanews Resta Lampung Selatan - Gambar konten #22

Dalam kesempatan tersebut, polisi juga mengimbau nelayan untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah kehati-hatian dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas gunung api dan keselamatan masyarakat di laut.

“Kami mengimbau para nelayan untuk mengutamakan keselamatan. Untuk sementara jangan mendekati atau melakukan aktivitas mencari ikan di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. Perhatikan perkembangan situasi dan ikuti arahan dari petugas,” ujar salah satu personel patroli.

Nelayan yang tetap melakukan aktivitas di wilayah perairan juga diingatkan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan serta masker, terutama apabila kondisi udara atau jarak pandang mulai terganggu akibat debu vulkanik.

Polisi juga meminta masyarakat pesisir tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi mengenai perkembangan erupsi maupun potensi bencana lainnya. Setiap informasi penting mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau agar diperoleh dari sumber resmi.

Patroli perairan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi personel untuk memantau kondisi masyarakat pesisir secara langsung. Kehadiran polisi di tengah aktivitas nelayan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan imbauan keselamatan dapat diterima langsung oleh masyarakat.

Kegiatan patroli gabungan dan pembagian masker berlangsung lancar. Selama pelaksanaan, situasi di wilayah perairan yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan terkendali.

Direktorat Polairud Polda Lampung bersama Satpolairud Polres Lampung Selatan akan terus melakukan pemantauan di wilayah perairan serta memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *