Lampung Selatan, etalaseinfo.co.id – Polda Lampung mulai mematangkan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Salah satu fokus utama adalah memastikan kelancaran arus penyeberangan di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, yang menjadi jalur vital penghubung Sumatera dan Jawa.
Kesiapan tersebut diperkuat melalui kunjungan Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Roycke Harry Langie bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri di Pelabuhan Bakauheni, Kamis (5/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani mendampingi rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah fasilitas pelabuhan.
Tiga lokasi strategis yang menjadi sasaran peninjauan yakni Pelabuhan BBJ, Pelabuhan PT SMA, dan fasilitas PT Wika Beton.Pengecekan dilakukan untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana, fasilitas pelayanan, serta sistem pengamanan dan pengaturan arus penumpang maupun kendaraan menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur akhir tahun.Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani mengatakan, kesiapan pengamanan
Nataru membutuhkan perencanaan dan koordinasi lintas sektoral agar seluruh aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan penyeberangan, dapat berjalan aman dan lancar.
“Kami dari Polda Lampung bersama seluruh stakeholder terus memperkuat koordinasi dan melakukan pengecekan kesiapan fasilitas pelabuhan, termasuk sistem pelayanan serta pengamanan arus kendaraan dan penumpang,” ujar Yustan.
Menurut dia, Pelabuhan Bakauheni memiliki peran strategis karena menjadi salah satu pintu utama mobilitas masyarakat dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa maupun sebaliknya.Karena itu, kesiapan seluruh unsur terkait perlu dipastikan sejak dini untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan dan penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru.
“Kami ingin memastikan seluruh aspek pengamanan dan pelayanan dipersiapkan dengan baik. Jangan sampai terjadi kendala yang dapat menghambat perjalanan masyarakat selama momentum Nataru,” katanya.
Yustan menegaskan, Polda Lampung akan mengedepankan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, pengelola pelabuhan, serta instansi terkait lainnya dalam menghadapi peningkatan aktivitas penyeberangan.”Sinergi dan komunikasi antarinstansi menjadi hal penting.
Dengan kesiapan bersama, potensi gangguan keamanan maupun hambatan pelayanan dapat diantisipasi lebih awal,” ucapnya.Dia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru tidak hanya diukur dari situasi keamanan yang kondusif, tetapi juga dari kelancaran pelayanan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat dapat melaksanakan perjalanan dan merayakan Natal serta Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan lancar,” tambah Yustan.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Kabaharkam Polri Komjen Pol Herry Heryawan, Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin, Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono.Dari jajaran Polda Lampung, hadir Karoops Kombes Pol M Anggi Naulifar Siregar, Dirlantas Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, Dirpolairud Kombes Pol Erick Sartani Marbun, dan Kabid Humas Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.Kegiatan tersebut juga melibatkan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, unsur TNI, Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, serta perwakilan instansi dan perusahaan pengelola jasa transportasi penyeberangan.
Rombongan tiba di Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 09.50 WIB menggunakan tiga helikopter milik Polri. Setelah melakukan peninjauan di sejumlah lokasi hingga sekitar pukul 12.20 WIB, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pelabuhan Indah Kiat, Banten.Melalui pengecekan sejak dini ini, Polda Lampung bersama seluruh stakeholder diharapkan dapat mempersiapkan langkah pengamanan dan pelayanan secara optimal demi mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. (*)
