Tulang Bawang, etalaseinfo.co.id – Polisi bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan delapan kendaraan di Jalan Lintas Pantai Timur, Kampung Gedung Meneng, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (6/10/2026).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.53 WIB. Petugas Satlantas Polres Tulang Bawang langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan personel langsung melakukan penanganan di lokasi, termasuk mengamankan TKP, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas.
“Setelah menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas mengamankan TKP, mengevakuasi korban, melakukan pendataan serta mengatur arus lalu lintas agar situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif,” kata Yuni.
Berdasarkan laporan petugas, kecelakaan bermula ketika sebuah truk yang hingga kini belum diketahui identitasnya melaju dari arah Lampung Tengah menuju Simpang Bawang Latak.

Saat berada di lokasi kejadian, truk tersebut hendak mendahului kendaraan di depannya. Namun, kondisi jalan saat itu tertutup asap tebal akibat kebakaran.
Truk tersebut kemudian bersenggolan dengan Toyota Rush putih BE 1676 TD yang melaju dari arah berlawanan. Setelah itu, rangkaian tabrakan melibatkan sejumlah kendaraan yang berada di belakangnya.
Total terdapat delapan kendaraan yang terlibat, yakni satu truk yang melarikan diri, Isuzu Traga, Truk Giga, Tronton Hino Wing Box, Truk Box Giga, Truk Canter, Mitsubishi Colt Diesel, dan Toyota Rush.
Dalam kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia. Mereka yakni pengemudi Isuzu Traga inisial H (31), dan penumpang Truk Giga BG 8156 DH, RM (25).
Selain itu, tiga orang mengalami luka ringan dan dua orang mengalami luka berat.
Yuni mengatakan seluruh korban telah mendapatkan penanganan dari petugas di lokasi.
“Untuk korban, petugas melakukan evakuasi dan pendataan. Korban yang mengalami luka maupun meninggal dunia selanjutnya ditangani sesuai prosedur dan dikoordinasikan dengan pihak terkait,” ujarnya.
Selain mengevakuasi korban, personel Satlantas Polres Tulang Bawang juga langsung melakukan pengamanan lokasi kecelakaan.

Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan sekaligus mengantisipasi risiko kecelakaan susulan.
Polisi juga melakukan pendataan terhadap kendaraan yang terlibat, identifikasi korban dan saksi, membuat sketsa TKP, serta mendokumentasikan lokasi kejadian.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi di sekitar saat berkendara. Apabila jarak pandang terganggu akibat asap atau kondisi lainnya, pengendara agar mengurangi kecepatan dan mengutamakan keselamatan,” kata Yuni.
Polisi menyebut kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan lurus dengan permukaan aspal yang baik dan terdapat marka jalan putus-putus.
Cuaca saat kejadian juga cerah. Namun, jarak pandang pengguna jalan terganggu karena ruas jalan tertutup asap tebal akibat kebakaran.
“Kondisi asap yang menutup badan jalan tentu dapat mengganggu jarak pandang pengendara. Karena itu, kami mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melaju dengan kecepatan tinggi ketika kondisi pandangan terbatas,” ujar Yuni.
Kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan korban serta kondisi asap kebakaran di sekitar lokasi.
Kerugian materi akibat kecelakaan beruntun tersebut diperkirakan mencapai Rp40 juta. (*)
