Polisi Olah TKP dan Identifikasi Korban Meninggal Dunia Diduga Bunuh Diri di Desa Bumi Raharja

Lampung Utara, etalaseinfo.co.id  – Warga Desa Bumi Raharja, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara, digegerkan dengan ditemukannya seorang pria berusia sekitar 25 tahun meninggal dunia di duga bunuh diri  dengan cara gantung diri di gudang belakang rumahnya, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Korban diketahui merupakan warga RT 003 RW 003 Desa Bumi Raharja dan sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta. Saat kejadian, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh saksi Linda Arnista yang masuk ke gudang melalui pintu samping. Meski pintu dalam keadaan terkunci, saksi berhasil membukanya melalui celah bagian atas. Saat berada di dalam gudang, saksi mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia gantung diri. Saksi kemudian segera memanggil warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polsek Abung Surakarta bersama Unit Identifikasi Polres Lampung Utara langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Tata Karya untuk proses evakuasi jenazah.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Personel Polsek Abung Surakarta bersama Unit Identifikasi Polres Lampung Utara telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban mengalami tekanan psikologis. Namun demikian, penyebab pasti tetap didalami berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para saksi,” ujar IPTU Herawati.

Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi, korban diduga mengalami depresi akibat permasalahan keluarga dan diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.

Usai proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.

Apabila terdapat seseorang yang menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan psikologis, diharapkan segera mendapatkan perhatian, pendampingan, serta bantuan dari tenaga profesional maupun layanan kesehatan agar kejadian serupa dapat dicegah.(*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *