Polres Lampung Utara Monitoring Kenaikan BBM Non Subsidi, Situasi Tetap Kondusif

Lampung Utara, etalaseinfo.co.id – Polres Lampung Utara melalui Satuan Intelkam melaksanakan kegiatan monitoring dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terkait perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Kabupaten Lampung Utara, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali pasca adanya penyesuaian harga BBM non subsidi oleh PT Pertamina (Persero).

Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat kenaikan harga pada beberapa jenis BBM non subsidi, di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara untuk jenis Pertamax relatif masih stabil di wilayah Kabupaten Lampung Utara.

Selain memantau harga, petugas juga melakukan pengecekan terhadap stok BBM di 12 SPBU yang tersebar di wilayah tersebut. Hasilnya, ketersediaan BBM masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dari hasil monitoring di lapangan, tidak ditemukan adanya antrean panjang di SPBU, potensi kelangkaan BBM, maupun aksi penolakan dari masyarakat. Situasi terpantau tetap kondusif dan terkendali.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan langkah antisipatif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk isu kelangkaan maupun kepanikan masyarakat,” ujar IPTU Herawati.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi penyebaran informasi provokatif maupun rencana aksi unjuk rasa terkait kenaikan harga BBM non subsidi di wilayah Lampung Utara.

“Situasi masih aman dan kondusif. Kami juga terus melakukan patroli siber guna memantau perkembangan informasi di media sosial agar tidak terjadi penyebaran hoaks yang dapat meresahkan masyarakat,” tambahnya.

Polres Lampung Utara juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan pihak terkait.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tutupnya.(*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *