Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Polresta Bandar Lampung menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas) untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya saat pengamanan aksi unjuk rasa.
Latihan berlangsung di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (15/8/2026), dengan melibatkan personel gabungan dari sejumlah satuan fungsi.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Herbin Sianipar memantau langsung jalannya latihan. Ia memastikan personel mengikuti setiap tahapan latihan dengan serius dan memahami prosedur pengamanan massa sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan latihan Dalmas merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan sekaligus kesiapan personel dalam menghadapi dinamika situasi di lapangan.

“Latihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa, sehingga setiap anggota memahami tugas dan tanggung jawabnya,” kata Agustina, Sabtu (15/8/2026).
Dalam latihan tersebut, personel mempraktikkan berbagai formasi dan gerakan Dalmas, termasuk teknik menghadapi massa serta pengendalian situasi secara terukur.
Selain kemampuan teknis, personel juga ditekankan untuk mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif dalam menghadapi massa guna mencegah situasi berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
Usai memantau pelaksanaan latihan, Herbin memberikan arahan kepada seluruh personel. Ia meminta anggota tidak menganggap latihan tersebut sebagai kegiatan rutin semata.
“Saya minta seluruh personel serius mengikuti latihan ini. Pedomani SOP yang berlaku dalam pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa,” ujar Herbin.
Ia menegaskan setiap tindakan personel di lapangan harus dilakukan secara profesional, humanis dan terukur serta tidak keluar dari prosedur yang telah ditetapkan.

Menurut Herbin, kesiapan personel menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pengamanan aksi unjuk rasa dapat berjalan aman dan kondusif, sekaligus tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
“Jalankan tugas sesuai prosedur. Utamakan pendekatan yang humanis dan profesional. Penggunaan kekuatan harus dilakukan secara terukur sesuai ketentuan,” katanya.
Polresta Bandar Lampung berharap latihan tersebut dapat memperkuat kekompakan, disiplin, kemampuan teknis dan kesiapan mental personel dalam menghadapi berbagai situasi pengamanan massa di wilayah hukumnya.(*)
