Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Seorang pria lanjut usia ditemukan tewas di kamar kos bedeng Hj Neli, Jalan Teluk Bone, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur (TBT), Bandar Lampung. Jasad korban ditemukan setelah warga mencium bau tak sedap dari dalam kamar.
Korban diketahui bernama Jonny Walker Saragih (64), seorang wiraswasta asal Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Korban diketahui baru sekitar tiga minggu mengontrak kamar tersebut.
Kapolsek Telukbetung Timur AKP Dailami mengatakan jasad korban ditemukan pada Rabu (19/8/2026) dalam kondisi telah membengkak dan berbelatung. Korban diperkirakan telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan.
“Jasad korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar empat hari yang lalu, kondisi tubuhnya sudah membusuk dan berbelatung,” kata Dailami, Rabu (19/8/2026).
Penemuan jasad bermula dari kecurigaan Riska (40), tetangga korban. Riska terakhir kali melihat korban pada Minggu (16/8) pagi.
Setelah itu, korban tidak lagi terlihat. Pintu kamar korban juga selalu dalam keadaan tertutup.
Kecurigaan warga semakin kuat pada Selasa (18/8), setelah muncul bau busuk menyengat dari dalam kamar. Riska kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada pemilik kos, Hj Neli, dan Ketua RT setempat.
Informasi itu kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Karang Aiptu Yudi Ismanto.
Petugas gabungan dari Polsek Telukbetung Timur, Babinsa, Kecamatan Telukbetung Timur, kelurahan, serta unsur terkait kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan.
Dailami mengatakan hasil pemeriksaan awal bersama Tim Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi telungkup di atas tikar lipat. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek tanpa baju.
“Hasil pemeriksaan luar bersama tim menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Posisinya telungkup dan membengkak. Kemungkinan korban terjatuh saat hendak menuju ke kamar mandi karena kondisinya sudah tidak kuat,” jelasnya.
Polisi juga menemukan sekitar 6 hingga 8 jenis obat-obatan di dalam kamar korban. Obat-obatan tersebut diduga dikonsumsi korban sebelum meninggal.
Pemilik kontrakan juga menyebut korban memiliki riwayat penyakit asma. Namun, polisi masih menunggu hasil visum luar untuk memastikan penyebab kematian.
“Biasanya penderita asma yang tinggal sendirian hanya mengandalkan obat-obat warung. Kasus seperti ini sudah beberapa kali saya temui,” ujar Dailami.
Polsek Telukbetung Timur masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian Jonny. (*)
