Pria Ditemukan Meninggal di Pinggir Tol Kota Baru, Polisi Evakuasi ke RS Bhayangkara

Lampung Selatan, etalaseinfo.co.id – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan tol kawasan Kota Baru, Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pria tersebut diketahui bernama Budi (57), seorang petani/pekebun yang berdomisili di Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan.
Peristiwa itu diketahui setelah seorang pengguna jalan yang melintas melihat seorang pria tergeletak di sisi jalan tol. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas HK Tol yang selanjutnya meneruskan informasi kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Tanjung Bintang Edi Qorinas bersama personel Polsek Tanjung Bintang kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan penanganan sesuai prosedur.

“Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan penanganan terhadap warga yang ditemukan tersebut,” kata Edi Qorinas.

Di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sejumlah barang milik korban turut diamankan, termasuk tas berisi pakaian dan kartu identitas yang ditemukan di saku celananya.

Dalam penanganan tersebut, polisi berkoordinasi dengan PJR Polda Lampung, petugas medis tol, HK Tol serta personel BKO TNI yang berada di lokasi.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. Setelah pihak keluarga datang dan memastikan identitas korban, jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit.

Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan selanjutnya membawa jenazah untuk dimakamkan.

Kapolsek Tanjung Bintang mengimbau masyarakat yang menemukan kondisi atau kejadian serupa agar segera melaporkannya kepada petugas sehingga dapat ditangani dengan cepat dan sesuai prosedur.

“Apabila masyarakat menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian, segera laporkan kepada petugas atau melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Edi Qorinas.

Proses evakuasi dan penanganan jenazah berlangsung dengan aman dan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif.(*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *