Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Puluhan massa dari LSM ALAK (Aliansi Lembaga Anti Korupsi) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (11/5/2026) pagi.
Dalam aksi tersebut, massa menuntut aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bandar Lampung.
Puluhan massa datang membawa poster, bendera organisasi, serta menyampaikan orasi menggunakan pengeras suara.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan pihak kepolisian menerjunkan 57 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tersebut.
“Sebanyak 57 personel kami kerahkan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa dari LSM ALAK di Kantor Pemkot Bandar Lampung. Pengamanan juga dibantu oleh personel Satpol PP Kota Bandar Lampung,” kata AKP Agustina, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, dan tetap kondusif.
“Kami mengedepankan pengamanan secara humanis. Kami persilakan massa aksi menyampaikan aspirasinya, sementara petugas bertugas menjaga jalannya kegiatan agar tetap aman dan tidak mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Dalam aksinya, massa meminta Kejaksaan Tinggi Lampung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di sejumlah OPD.
Beberapa instansi yang disorot di antaranya Sekretariat Daerah Kota Bandar Lampung terkait realisasi anggaran belanja barang dan jasa tahun 2025, Dinas Sosial Kota Bandar Lampung, hingga bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Kota Bandar Lampung.
Setelah menyampaikan tuntutan dan membagikan selebaran pernyataan sikap, aksi unjuk rasa berakhir sekitar pukul 10.40 WIB. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.
“Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan kondusif. Massa aksi juga membubarkan diri secara tertib tanpa adanya gangguan kamtibmas,” tutup Agustina.(*)
