Rumah di Tanjung Karang Pusat Terbakar Hebat, Kerugian Ditaksir Rp800 Juta

Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Sebuah rumah di Jalan Cut Nyak Dhien, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, dilaporkan terbakar pada Sabtu (11/4/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.20 WIB dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah milik TW (50), seorang warga setempat.

Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono, mengatakan bahwa peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang mencium bau terbakar disertai kepulan asap dari dalam rumah korban.

“Saksi melihat adanya asap dan mencium bau terbakar dari rumah korban, kemudian langsung memberitahukan kepada pemilik rumah yang saat itu sedang berada di rumah tetangga,” ujar AKP Ono, Minggu (12/4/2026).

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar segera berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Api yang cukup besar membuat proses pemadaman membutuhkan waktu. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Bandar Lampung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.15 WIB setelah petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman secara intensif,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik di dalam rumah.

“Dugaan sementara, api berasal dari arus pendek listrik. Namun, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tambah Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp800 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman.

“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa,” tegas AKP Ono.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan permukiman padat penduduk. (*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *