Lampung Selatan, etalaseinfo.co.id — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan melalui pendekatan humanis. Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan sambang dan memberikan imbauan langsung kepada warga di Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (18/4/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut dilakukan oleh Aiptu Helmi dengan menyasar anak-anak muda serta warga binaan di wilayah tersebut. Sambang ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari.
Dalam pelaksanaannya, Aiptu Helmi memberikan berbagai imbauan yang menitikberatkan pada pembinaan perilaku remaja dan kesadaran hukum masyarakat. Ia mengingatkan para pemuda agar tidak bermain ponsel hingga larut malam dan menghindari kebiasaan begadang yang tidak bermanfaat.
Selain itu, ia juga mengimbau agar para remaja membatasi aktivitas di luar rumah hingga pukul 22.00 WIB dan segera kembali ke rumah masing-masing guna mencegah potensi menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal.
Petugas juga menegaskan larangan terhadap praktik judi online yang belakangan marak terjadi. Masyarakat diminta untuk tidak terlibat dalam aktivitas tersebut karena dapat merugikan secara ekonomi sekaligus melanggar hukum.
Di bidang ketertiban lalu lintas, Aiptu Helmi memberikan edukasi terkait pentingnya mematuhi aturan berkendara, termasuk larangan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (brong) yang dapat mengganggu ketertiban umum. Ia juga mengingatkan agar para pemuda tidak terlibat dalam geng motor maupun aksi tawuran.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga diri dan lingkungan. Hindari kegiatan negatif yang dapat merugikan masa depan,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diberikan informasi terkait layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 yang dapat diakses secara cepat apabila terjadi situasi darurat atau gangguan keamanan.
Kegiatan sambang ini disambut baik oleh warga yang merasa terbantu dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Pendekatan dialogis dinilai efektif dalam membangun kesadaran serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Adapun hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Penengahan, serta semakin dekatnya sosok Polri yang humanis di tengah masyarakat.
Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan terkendali. Kepolisian memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari strategi preventif menjaga keamanan wilayah. (*)
