SMAN 1 Kalianda Gelar Semangat Kartini Dengan Kegiatan Nyata

Kalianda, etalaseinfo.co.id – Riuh rendah tepuk tangan dan raut wajah penuh konsentrasi menghiasi ruangan  SMAN 1 Kalianda, Lampung Selatan, pada Rabu 22 April 2026.

Dibulan April yang cerah, suasana sekolah terasa berbeda. Bukan sekedar rutinitas belajar, hari itu adalah panggung bagi para siswa untuk menunjukkan ketajaman berpikir dalam ajang Lomba Cepat Tepat (LCT) Semarak Hari Kartini dan Hari Bumi 2026.

Persaingan berlangsung sengit namun hangat. Setiap perwakilan kelas saling beradu cepat menekan bel, menjawab tantangan demi tantangan yang dilemparkan dewan juri.

Uniknya, materi lomba kali ini menuntut para siswa untuk memiliki wawasan yang luas, mulai dari sejarah emansipasi perempuan hingga solusi atas krisis iklim yang mengancam bumi.

Kepala SMAN 1 Kalianda Lampung Selatan, Darmiyati, S.Pd,. M.PdKepala SMAN 1 Kalianda, Darmiyati, S.Pd., M.Pd., yang memantau langsung jalannya lomba, tersenyum bangga melihat antusiasme anak didiknya. Baginya, ini bukan sekedar mengejar piala, melainkan upaya membentuk karakter siswa yang cerdas intelektual sekaligus peka terhadap isu sosial dan alam.

“Kami ingin semangat juang Raden Ajeng Kartini terus menyala di hati siswa, sembari menumbuhkan urgensi menjaga bumi. Perpaduan dua momen ini adalah pengingat bahwa masa depan yang cerah butuh pendidikan tinggi dan lingkungan yang terjaga,” ungkap Darmiyati kepada tim Hallo!Lampung.

Tak hanya adu otak, sudut-sudut sekolah juga dimeriahkan dengan lomba bernyanyi lagu daerah yang syahdu, kreativitas mengubah limbah menjadi kerajinan bernilai guna, aksi penanaman pohon, hingga aksi kemanusiaan melalui donor darah.

Puncak ketegangan terjadi saat pengumuman pemenang LCT dibacakan. Setelah melalui persaingan poin yang sangat ketat, Kelas XI.8 akhirnya berhasil mengamankan gelar Juara 1, disusul oleh Kelas XI.3 di posisi kedua, dan Kelas X.3 yang memberikan perlawanan luar biasa sebagai Juara 3.

Meski pemenang telah ditetapkan, esensi dari kegiatan ini tetap satu: memupuk sportivitas.

SMAN 1 Kalianda berhasil membuktikan bahwa kompetisi bukan soal menjatuhkan, melainkan tentang bagaimana setiap siswa bisa saling menginspirasi untuk menjadi “Kartini-Kartini” modern yang cinta pada buminya.(***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *