Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Video viral yang memperlihatkan seorang pria diduga marah-marah di sebuah konter pulsa di kawasan Jalan Teluk Ambon, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, akhirnya berujung damai.
Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan setelah dimediasi oleh Polsek Panjang pada Rabu (20/5/2026) malam.
Kapolsek Panjang, AKP Ipran, mengatakan permasalahan tersebut dipicu kesalahpahaman terkait transaksi top up dana di sebuah toko milik warga bernama Nandika di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang.
“Permasalahan ini sudah diselesaikan melalui mediasi rembug pekon yang dilakukan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan,” kata AKP Ipran, Kamis (21/5/2026).
Sebelumnya, rekaman CCTV dari konter pulsa 24 jam itu sempat beredar luas di media sosial dan memicu perhatian publik. Dalam video tersebut, seorang pria terlihat melontarkan nada bicara keras hingga menimbulkan berbagai asumsi di masyarakat.
Namun setelah dilakukan klarifikasi dan mediasi, situasi dipastikan kondusif.
AKP Ipran menjelaskan, pria bernama Firman Hidayat yang sempat menjadi sorotan dalam video tersebut telah mengakui kekhilafannya dan meminta maaf kepada pihak keluarga pemilik toko.
“Yang bersangkutan sudah meminta maaf dan membuat surat pernyataan. Kedua pihak juga saling memaafkan,” ujarnya.
Kapolsek berharap masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang beredar di media sosial tanpa mengetahui peristiwa secara utuh.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dan mengedepankan penyelesaian secara baik-baik apabila terjadi kesalahpahaman,” tutupnya. (*)
