Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Lorong Bangunan Kosong Bandar Lampung

Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id  – Seorang wanita tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di sebuah lorong bangunan kosong di kawasan Jalan Dipo, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, Selasa (2/6/2026) siang.

Korban yang sehari-hari dikenal warga dengan panggilan Butet ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di lokasi yang selama ini digunakan sebagai tempat tinggalnya.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang rutin memantau kondisi korban.

“Korban diketahui merupakan seorang tunawisma yang selama ini tinggal di lokasi tersebut. Saat dilakukan pengecekan oleh warga sekitar, korban ditemukan sudah meninggal dunia,” kata AKP Agustina Nilawati, Rabu (3/6/2026).

Agustina menjelaskan, warga awalnya mendatangi lokasi sekitar pukul 12.45 WIB. Saat berada di sekitar tempat korban biasa beristirahat, saksi mencium bau tidak sedap. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam posisi telentang dan sudah tidak bernyawa.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kelurahan dan Bhabinkamtibmas setempat. Petugas Polsek Tanjung Karang Barat bersama Tim Inafis Polresta Bandar Lampung selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” ujarnya.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui merupakan seorang perempuan tanpa identitas yang selama ini hidup sebagai tunawisma di kawasan tersebut. Sebelumnya, pihak kelurahan juga telah mendata keberadaan korban dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Saat ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan. Tim Inafis kemudian melakukan pemeriksaan awal sebelum jenazah dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Abdul Moeloek untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait identitas korban serta menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Namun dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan indikasi adanya tindak pidana,” pungkas Agustina. (*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *