Lampung Selatan, etalaseinfo.co.id – Keberhasilan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Lampung Selatan kini memasuki babak baru. Kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau yang sebelumnya mendapat perhatian dan penilaian positif menjadi salah satu dasar penting dalam proses pengusulan penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti, penghargaan bagi kesatuan Polri yang dinilai berjasa dan memberi manfaat bagi bangsa dan negara.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi proses penilaian tersebut, Polres Lampung Selatan mematangkan berbagai persiapan, salah satunya melalui simulasi Delay System dan Contingency Plan (CB) penanganan arus balik Lebaran.
Persiapan itu ditandai dengan kegiatan arahan kepada personel Polres Lampung Selatan yang dipimpin Wakapolres Lampung Selatan KOMPOL Made Silpa Yudiawan, S.H., S.I.K., M.H., Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 08.28 WIB di Lapangan Apel Polres Lampung Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Lampung Selatan KOMPOL Deprison, S.H., Kasi Propam Polres Lampung Selatan IPTU Andri Dirgantara, S.H., serta personel yang terlibat dalam sprint simulasi.
Suasana pagi di Lapangan Apel Polres Lampung Selatan tampak berbeda dari biasanya. Puluhan personel berdiri rapi dengan kesiapan penuh sambil menerima arahan menjelang pelaksanaan simulasi yang akan menjadi bagian penting dalam kunjungan Tim Verifikasi Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) RI.
Dalam arahannya, Wakapolres mengingatkan personel bahwa penilaian tidak hanya terletak pada kemampuan teknis pelaksanaan simulasi, tetapi juga disiplin, kerapihan, hingga sikap personel saat bertugas.
KOMPOL Made Silpa mengatakan penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti bukan sekadar simbol, melainkan bentuk apresiasi terhadap kerja keras sebuah kesatuan.
“Samkaryanugraha Nugraha Sakanti merupakan penghargaan bagi kesatuan di lingkungan Polri yang telah berjasa dan memberikan manfaat bagi kepentingan bangsa dan negara,” kata Made Silpa.
Ia menilai keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 menjadi modal penting yang harus dipertahankan.
“Pengamanan arus mudik dan arus balik kemarin berjalan dengan baik dan mendapat penilaian positif. Maka kita harus menjaga capaian tersebut dengan menampilkan kesiapan terbaik,” ujarnya.
Selain itu, Wakapolres juga menekankan pentingnya penampilan personel saat menghadapi tim penilai.
“Saya minta seluruh personel memperhatikan sikap tampang, kerapihan seragam, disiplin, dan kesiapan agar tidak ada teguran saat proses penilaian berlangsung,” katanya.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat. Arahan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan personel Polres Lampung Selatan dalam menghadapi simulasi sekaligus menunjukkan profesionalisme pelayanan kepolisian kepada masyarakat. (*)
