Kalianda, etalaseinfo.co.id – Air limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedaton 1 diduga kuat cemari air sungai tepat berada dibelakangnya. SPPG yang berada di Desa Kedaton kecamatan Kalianda ini nampaknya cukup nyaman membuang air limbahnya dikarenakan dibelakang tempat Instalasi Pengolahan Air Limbah ( IPAL) terdapat sungai sehingga pipa pembuangan langsung mengarah kesana.
Zak (51) warga sekitar mengatakan ketika pertamakali melihat air sungai tersebut merasa heran kenapa airnya berubah warna tepat dibawah tempat pipa saluran pembuangan limbahnya sementara dibagian atasnya tidak berubah, dengan rasa penasarannya dia mencoba turun ke sungai ketika kakinya menginjak dasar sungai yang dangkal akibat musim kemarau keluar warna ungu dari dasarnya.
“ini warna tidak seperti biasanya, sepanjang aliran dibawah saluran pipa pembuangan warna air berubah sedang diatasnya tidak, saya liat warna ungu dan bukan lumpur karena kalau lumpur bukan begitu warnanya,” ujarnya Rabu (19/08) kemarin.
Menurutnya selama ini air sungai tidak pernah seperti itu karena sering dilewati melintas ketika hendak kekebun atau memancing. untuk itu dia berharap agar pihak terkait terutama Badan Gizi Nasional ( BGN ) dapat memeriksa SPPG Kedaton 1 itu.
” Periksa kembali soalnya IPALnya Karena pipa saluran pembuangannya itu langsung ke sungai apa memang seperti itu SOPnya, kalau begini dibiarkan bisa tercemar semua sepanjang sungai itu, masyarakat sekitar yang durugikan, ” tegasnya.

Ditambahkannya, kalau ini dibiarkan berlarut larut bukan tidak mungkin akan mengeluarkan bau yang tidak sedap dari sungai itu apalagi sekarang musim kemarau, dangkal dan airnyapun tidak mengalir.
“Bukan tidak mendukung MBG ini pak tapi lingkungan sekitar dapur juga harus diperhatikan, apalagi ini soal limbah yang menurut saya sangat riskan, ” pungkasnya.
Hasil pantauan media ini SPPG kedaton 1 Yayasan Aksi rumah Inspirasi yang berada dibelakang kantor MPP ini masih memakai bangunan rumah warga sekitar.(Da-J)
