Diduga Kecewa Penindakan APH Terhadap Mafia BBM Di Lampung : BPH Migas Segera Tindak Lanjuti Adanya Dugaan Gudang Penimbunan BBM Di Natar Yang Dilaporkan Warga

Natar, etalaseinfo.co.id – Kecewa terhadap penindakan Aparat Penegak Hukum Polda Lampung terkait makin berjamurnya tempat penimbunan BBM ilegal di wilayah Lampung,warga melaporkan keberadaan sebuah gudang yang diduga digunakan sebagai tempat penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal Ke BPH Migas pada (16/3/2026).

Dari informasi yang di peroleh kantor media seorang warga secara resmi melaporkan adanya dugaan gudang yang dijadikan tempat penimbunan BBM bersubsidi yang berada di Jl Alamsyah Ratu Prawiranegara, Desa Pemangilan Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan sejak lama bebas beroperasi tanpa tersentuh hukum .

Gudang penimbunan tersebut sudah saya laporkan pak ke BPH Migas karena untuk laporkan hanya kepada APH yang ada di Lampung mungkin sudah berulang kali namun tidak pernah ada tindakan mungkin menunggu kejadian kebakaran dulu seperti kasus – kasus yang sudah – sudah baru turun, kesalnya.

Helpdesk BPH Migas terangkan bahwa menerima aduan terkait adanya lokasi penimbunan BBM ilegal di Jl.Alamsyah Ratu Prawiranegara, Desa Pemangilan Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan .

“Halo Bapak / ibu Atas Nama Agatha.P dapat kami informasikan bahwa laporan anda telah kami terima dan teruskan ke Direktorat BBM BPH Migas untuk segera di tindak Lanjuti dengan nomor tiket 435ESSIOT .

Terima kasih atas informasi yang telah anda sampaikan.

Tim media yang melakukan investigasi di lokasi menyaksikan langsung aktivitas mencurigakan, pada 15 Maret 2026 terlihat Keluar masuk kendaraan jenis Fuso diduga memuat BBM jenis solar dari sejumlah SPBU di wilayah Natar .

Terpantau Sebuah mobil tangki Industri terlihat memasuki area gudang berpagar seng yang diduga kuat digunakan sebagai tempat Penimbunan BBM ilegal .

Berdasarkan keterangan sejumlah warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan menjadi pemandangan yang biasa .

“Saya sudah sering melihat mobil tangki minyak solar industri biru – Putih mondar-mandir keluar masuk gudang itu. Sepertinya tempat itu memang sengaja dijadikan tempat penimbunan solar,” ungkap salah satu warga.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai durasi aktivitas dan keterlibatan pihak lain, warga lain membeberkan indikasi adanya perlindungan dari oknum TNI Inisial YN , sehingga aktivitas ini dianggap berjalan lancar tanpa gangguan diduga milik warga inisial AR .

Keberadaan gudang penimbunan BBM ilegal ini juga menimbulkan kekhawatiran serius bagi keamanan dan kenyamanan warga sekitar. Lokasi gudang yang berada tepat pingir jalan utama lintas Natar sangat berdekatan dengan dengan SPBU dinilai sangat beresiko.

“Jujur saja, kami warga sekitar merasa sangat resah. Kami takut suatu saat terjadi kesalahan yang memicu kebakaran hebat. Dampaknya pasti fatal karena gudang itu berisi solar dan letaknya tidak jauh dari SPBU,yang sangat berdekatan,” jelas warga lain yang rumahnya tak jauh dari lokasi.

Merespons hal ini, warga Natar memohon kepada aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait untuk segera turun tangan. Mereka menuntut tindakan tegas dan hukum yang berlaku dijalankan tanpa kompromi.

“Kami memohon kepada Polsek Natar , Polres Lampung Selatan , Krimsus, Polda Lampung,hingga DPRD untuk segera menindak tegas dan menghukum para mafia ini sesuai undang-undang. Perbuatan mereka sudah sangat meresahkan masyarakat,” harap mereka.

Hingga berita ini ditulis belum adanya tanggapan terkait dugaan tersebut saat di konfirmasi wartawan melalui via WhatsApp.(Tim)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *