E-Pokir DPRD Lamsel Jadi Acuan Disnakkeswan Dalam Verifikasi Kelompok Tani Untuk Dapatkan Bantuan

Foto : Ilustrasi Hewan Kambing

Kalianda, etalaseinfo.co.id – Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan Rini Ariasih saat ditemui media ini kamis, (04/12) membenarkan kalau pihaknya dalam menentukan siapa siapa yang bakal dapat bantuan hibah ternak tersebut yang menjadi acuan adalah e-pokir.

“Verifikasinya pengajuan itu memang banyak di e-pokir, hampir semualah usulan kelompok kelompok itu dari epokir dewan, terutama komisi dua maupun di banggar dan semua itu memang usulanya sudah masuk dari bappeda serta melalui proses ” ujarnya.

Dari sekian banyak kelompok yang nengajukan imbuh Rini ariasih, karena keterbatasan alokasi untuk bantuan tentunya tidak bisa kita beri semua. untuk tahun ini ada 38 Kelompok yang mendapatkan bantuan hibah ternak, jenisnya sapi, kambing dan ayam petelur.

“Tetapi setelah di veripikasi untuk tahun 2025 ini ada 11 Kelompok mendapatkan bantuan ternak kambing, 12 kelompok dapat sapi serta 15 kelompok dapat bantuan ayam petelur, tersebar dibeberapa kecamatan dan semua aspirasi dari epokir,” terangnya.

  • Sebagian Kelompok Tani Keluhkan Epokir DPRD Lampung Selatan*

Sebagian Kelompok tani mengeluhkan Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan yang menjadi acuan Dinas Peternakan setempat untuk menentukan kelompok yang akan mendapatkan bantuan hibah ternak tahun 2025 ini.

Hal ini dikatakan salah satu ketua kelompok yang tidak mau disebutkan namanya, diakuinya bahwa tahun ini kelompoknya mengusulkan bantuan hibah ternak, sayangnya tidak dapat terealisasi karena jalur mandiri.

“Sekarang ini kalau kita pake jalur mandiri mengusulkan proposal kedinas percuma pak kalau tidak ada bekingan anggota dewan, ” terangnya kepada media ini minggu (07/12).

Padahal semua persyaratan kita sudah lengkap sambungnya sesuai dengan arahan dari dinas peternakan tapi kami harus kecewa karena tidak ada bekingan sebab hampir semua kelompok yang dapat bantuan hibah ternak itu bawaan anggota dewan.

“Kalau begini buat apa kita capek capek buat proposal pengajuan kalau yang dapat sudah ditentukan dan jatah anggota dewan, kami kecewa pak” tukasnya (Sabda)

Tunggu Kelanjutannya Besok :
Diduga Anggaran Pengadaan Hibah Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamsel 2025 Di Mark-Up dan tidak sesuai speck

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *