Hadiri Kursus Pembina Pramuka Mahir Kapolresta Balam Sampaikan Pesan Kamtibmas

Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menghadiri kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Mahir Tingkat Lanjutan (KML) yang digelar di Bumi Perkemahan Cabang Suko Hati Ragom Gawi, Jalan Kepayang, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (17/9/2025).

Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari berbagai gugus depan pramuka tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pembina dalam mendidik generasi muda agar lebih disiplin, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.

Kehadiran Kapolresta Bandar Lampung dalam kesempatan itu sekaligus menjadi bentuk dukungan Polri terhadap gerakan pramuka sebagai wadah pembinaan moral, mental, dan kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Kapolresta menegaskan bahwa pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berintegritas. Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan, ketaatan hukum, serta semangat gotong royong di kalangan anak muda.

“Pramuka bukan hanya soal baris-berbaris atau perkemahan, tetapi lebih dari itu, pramuka adalah tempat menempa diri agar disiplin, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai persatuan. Saya berpesan kepada kakak-kakak pembina untuk menjadi teladan, karena apa yang dilihat adik-adik pramuka akan mereka tiru,” ujar Kapolresta.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan tentang pentingnya peran pembina pramuka dalam mengarahkan generasi muda agar tidak terjerumus pada perilaku negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, maupun keterlibatan dalam aksi kejahatan jalanan. Menurutnya, pembina pramuka harus mampu memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari dan membimbing anggota pramuka menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kapolresta menambahkan bahwa Polresta Bandar Lampung terus membuka ruang kerja sama dengan gerakan pramuka, baik dalam kegiatan pendidikan karakter, kedisiplinan, hingga pelatihan kedaruratan dan penanggulangan bencana. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran pramuka sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusifitas dan keamanan di tengah masyarakat.

Kegiatan KMD dan KML ini berlangsung selama beberapa hari dengan rangkaian materi dasar hingga lanjutan, meliputi kepemimpinan, teknik kepramukaan, manajemen kegiatan, serta pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Seluruh peserta diharapkan mampu menyerap ilmu yang diberikan untuk kemudian diterapkan di gugus depan masing-masing.(*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *