Kandang Sapi di Candipuro Terbakar, Dua Ekor Sapi Alami Luka Bakar

Lampung Selatan, etalaseinfo.co.id  – Sebuah kandang sapi milik warga di Desa Way Gelam, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, terbakar pada Selasa (14/7/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua ekor sapi mengalami luka bakar dan bangunan kandang beserta dapur di belakang rumah hangus dilalap api.

Kapolsek Candipuro IPTU Ali Humaeni, S.H., M.M. membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, personel Polsek Candipuro langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan masyarakat untuk melakukan penanganan awal serta penyelidikan penyebab kebakaran.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara, membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar dan warga, melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengumpulkan barang bukti guna mengetahui penyebab pasti kebakaran,” ujar IPTU Ali Humaeni.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB saat pemilik kandang, Masmudin (46), sedang tidak berada di rumah. Korban menerima telepon dari tetangganya yang mengabarkan bahwa kandang sapi dan dapur di bagian belakang rumah telah terbakar. Saat tiba di lokasi, korban bersama warga langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran api tidak merambat ke bangunan utama.

Tribratanews Polda Lampung - Gambar konten #18

Sekitar pukul 21.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Lampung Selatan bersama personel Polsek Candipuro tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.00 WIB.

Setelah situasi dinyatakan aman, personel kepolisian memasang garis pembatas di area yang terbakar, melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata kerugian yang dialami korban, memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan petugas pemadam kebakaran untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari api pembakaran yang digunakan sebagai pengusir nyamuk di dalam kandang sapi, kemudian menyambar material yang mudah terbakar hingga api dengan cepat membesar.

Akibat kejadian tersebut, satu unit kandang sapi hangus terbakar dan dua ekor sapi mengalami luka bakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api terbuka di sekitar kandang maupun rumah.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi penggunaan sumber api, termasuk pembakaran untuk mengusir nyamuk di kandang ternak. Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan agar tidak menimbulkan kebakaran yang dapat membahayakan jiwa maupun harta benda,” tutup IPTU Ali Humaeni.

Polisi memastikan penyelidikan tetap dilakukan guna memastikan penyebab kebakaran, meski dugaan awal mengarah pada kelalaian penggunaan api pengusir nyamuk di area kandang ternak. (*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *