Mafia BBM Ilegal Yatin dan Barta Diduga Bebas Beraktivitas Selundupkan Solar Subsidi dan Minyak Cong Gunakan Jalur Laut di Pantai Tirtayasa

Mafia BBM Ilegal Yatin dan Barta Diduga Bebas Beraktivitas Selundupkan Solar Subsidi dan Minyak Cong Gunakan Jalur Laut di Pantai Tirtayasa

Bandar Lampung – Pantai Eks Tirtayasa yang terlihat sepi terbengkalai yang kini ditutup untuk objek wisata untuk umum yang berada di Jl.Sukamaju , Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung kembali mencuat adanya dugaan menjadi jalur gelap penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal. Dalam operasi gelap itu, nama sosok dibalik penyelendupan BBM ilegal bernama Yatin dan Barta kini mulai timbul kepermukaan disebut – sebut pelaku aktor intelektual.

Dugaan penyelundupan BBM ilegal ini mulai kembali beroperasi di pesisir pantai Eks Tirta Yasa beberapa bulan lalu .dikabarkan Saat proses bongkar muat atau pemindahan BBM ilegal (Cong) berasal dari Sekayu dan BBM solar subsidi yang didapat dari SPBU yang ada di Wilayah Lampung dari darat yang dimuat mengunakan kendaraan besar jenis tengki ke sebuah kapal Besar yang sudah bersandar di tengah laut dengan proses pemindahan BBM ilegal gunakan kapal kecil atau kapal nelayan .

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya,sebut aktifitas penyelundupan BBM ilegal tersebut diduga dikendalikan oleh sindikat mafia BBM ilegal bernama Barta dan rekanya bisnisnya bernama Yatin yang dikabarkan cukup lama sudah berkecimpung di dunia sindikat BBM ilegal di provinsi Lampung.terangnya kepada wartawan (05/11/2026)

Dari pantauan tim media pada malam (5/11/2026) terlihat di lokasi adanya beberapa kendaraan tengki jenis Fuso terparkir di dalam area yang ditutupi pagar seng menjulang tinggi di area pinggiran eks pantai tirtayasa diluar pintu masuk terdapat penjaga sebagai tameng satpam diperkerjakan agar dapat melarang masyarakat luar yang tidak ada kepentingan dalam aktivitas penyelundupan BBM ilegal tersebut tidak di perbolehkan memasuki lokasi .

Ditempat berbeda sumber sebut , mafia BBM ilegal Yatin dan Barta memanfaatkan pesisir pantai yang sepi dan terpencil dengan penjagaan ekstra di pintu masuk lokasi Penyelundupan BBM ilegal .

“Didepan pintu masuk lokasi pasti selalu di jaga bang dari pagi hingga malam ,setiap warga luar yang ingin kelokasi pasti di stop terlebih dahulu sambil di perhatikan jika tidak di kenal dan bukan dari orang mereka pasti tidak di bolehkan masuk dengan dalih pantai wisata Tirta Yasa tersebut sudah tidak beroperasi lagi sudah di tutup .jadi tidak bisa sembarangan masuk ,karena ternyata lokasi tersebut kini sudah beralih menjadi tempat aktifitas terselubung yang diduga ilegal di sewa oleh mafia BBM ilegal .tegasnya kepada wartawan.

Hingga berita ini diturunkan belum adanya konfirmasi terkait dugaan tersebut.(Tim)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *