Motor Thander Di SPBU 24.351.10 R.A.Basyid Labuhan Dalam, Secara Bebas Lakukan Pengisian BBM Pertalite Berulang Kali Menjadi Sorotan

Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Aktivitas pengisian BBM jenis Pertalite menggunakan sepeda motor tipe Thunder yang diduga dipasangi tangki bahan bakar custom lebih besar menjadi sorotan warga di SPBU 24.351.10 R.A Basyid Jl.R.A.Basyid Labuhan Dalam , Kecamatan Tj.Seneng ,Kota Bandar Lampung.

Sejumlah warga dan konsumen menyaksikan pola pengisian yang dinilai tidak lazim kendaraan tersebut mengisi BBM jenis Pertalite meninggalkan area SPBU, tidak lama kemudian kembali masuk untuk mengisi ulang yang diduga melangsir BBM Subsidi jenis Pertalite yang diduga adanya keterlibatan oknum petugas SPBU untuk melancarkan aksinya. Jika terjadi berulang, hal ini dikhawatirkan melanggar ketentuan pembatasan volume pengisian serta menimbulkan kesan adanya perlakuan istimewa.

Warga setempat, Dedi , mengaku menyaksikan kejadian tersebut secara langsung.

“Saya melihat sendiri di depan mata saya. Motor-motor Thunder itu mengisi, keluar hanya untuk menyedot BBM Pertalite yang ada di tengki di pindahkan ke Jerigen dan kembali memasuki antrian secara berulang, lalu masuk lagi untuk mengisi Pertalite. namun tetap diayani terus menerus oleh petugas operator., mengapa hal ini bisa terjadi?” ucap Dedi (30/9/2026)

Ia meminta penegakan aturan secara konsisten dan transparan.

“Jangan sampai masyarakat bertanya-tanya. Kalau aturannya sudah jelas 10 liter per konsumen dan motor Thunder tidak dilayani maka harus ditegakkan sama untuk semua. Kami butuh kejelasan,” tegasnya.

Dari hasil penelusuran wartawan dilokasi terendus kendaraan jenis thander tersebut diduga memberikan upeti kerap di bilang uang cor satu kali pengisian BBM jenis Pertalite pelangsir motor Thander tersebut memberikan Rp 5000 hingga 10.000 satu kali pengisian .

Hingga berita ini diturunkan belum adanya konfirmasi terkait dugaan tersebut.(Team)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *