Mesuji, etalaseinfo.co.id – Polisi mengevakuasi dan mengidentifikasi jenazah perempuan yang ditemukan tergeletak di area perkebunan kelapa sawit Blok 13, Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Senin (12/10/2026) pagi.
Jenazah tersebut diketahui berinisial Y merupakan warga Desa Nipah Kuning, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh dua pelajar yang melintas di sekitar lokasi pada pukul 07.00 WIB.
“Para saksi melihat seseorang dalam posisi terlungkup di pinggir jalan areal perkebunan kelapa sawit. Mereka kemudian melaporkan temuan tersebut kepada masyarakat,” ujar Yuni.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Way Serdang bersama tim identifikasi Polres Mesuji, Seksi Dokkes Polres Mesuji, Pamapta, dan piket SPKT mendatangi lokasi.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jenazah.
“Petugas melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban sebelum jenazah dievakuasi,” ujar Yuni.
Dari proses identifikasi tersebut, polisi mengetahui korban berinisal Y, perempuan berusia 38 tahun. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Begawe Caram Kabupaten Mesuji untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Yuni mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan luar oleh dokter, sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Untuk sementara dari pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi,” kata dia.
Di lokasi kejadian, polisi hanya menemukan pakaian yang dikenakan korban, yakni baju berwarna biru langit dan celana jeans berwarna biru. Tidak ditemukan barang bukti lain di sekitar lokasi.
Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, jenazah selanjutnya dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi oleh dokter forensik.
“Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Hasil pemeriksaan forensik nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban,” ujar Yuni.
Hingga malam ini, polisi masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah korban Y.
