LAMPUNG UTARA, etalaseinfo.co.id — Polres Lampung Utara memberikan pelayanan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), Kamis (3/9/2026).
Aksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 09.30 WIB tersebut digelar di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Jalan Hasan Kepala Ratu, Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Sekitar 36 mahasiswa turut menyampaikan aspirasi terkait pengembalian dana Field Trip Goes to Malaysia dan kejelasan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Dalam memberikan pelayanan, Polres Lampung Utara menurunkan personel untuk melaksanakan monitoring, pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama aksi berlangsung.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati, mengatakan pelayanan kepolisian diberikan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
“Polres Lampung Utara memberikan pelayanan pengamanan dan monitoring selama kegiatan penyampaian aspirasi mahasiswa. Kami mengedepankan pendekatan humanis serta mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar IPTU Herawati.
Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni pengembalian dana Field Trip sebesar 100 persen, keringanan atau penghapusan biaya KKN bagi mahasiswa yang gagal mengikuti Field Trip, serta transparansi penggunaan dana yang telah diserahkan kepada pihak ketiga.
Setelah menyampaikan aspirasi, perwakilan mahasiswa kemudian melakukan audiensi dengan pihak Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Pihak kampus menyampaikan sejumlah solusi, di antaranya memberikan keringanan KKN serta menawarkan pengalihan dana Field Trip untuk pembayaran SPP, UKT, dan KKN bagi mahasiswa yang bersedia.
Polres Lampung Utara juga mengimbau mahasiswa dan pihak kampus agar menyelesaikan persoalan tersebut melalui komunikasi dan musyawarah.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Penyampaian pendapat merupakan hak setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan tetap menghormati ketertiban umum dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Kegiatan aksi unjuk rasa berakhir sekitar pukul 13.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.(*)
