Polres Lamsel Ikuti Audiensi Tim Mabesad, Perkuat Strategi Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Lampung Selatan, etalaseinfo.co.id  – Kapolres Lampung Selatan yang diwakili Kabag Ops Polres Lampung Selatan Kompol Defrison menghadiri audiensi bersama Tim Penyuluh dan Evaluator Pencegahan serta Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabesad, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB di ruang kerja Bupati Lampung Selatan. Audiensi menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Kompol Defrison hadir mewakili Kapolres Lampung Selatan bersama Bupati Lampung Selatan, Dandim 0421 Lampung Selatan, jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, Satpol PP serta unsur terkait lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen Bangkit Rahmat Tri Widodo, M.Si., selaku Staf Khusus Kasad, bersama sejumlah pejabat dan personel dari lingkungan Mabesad dan Seskoad yang tergabung dalam tim.

Audiensi tersebut membahas berbagai aspek pencegahan dan penanganan karhutla, termasuk pentingnya pemetaan wilayah rawan, peningkatan kesiapsiagaan, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi kebakaran.

“Kebakaran hutan dan lahan tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Dibutuhkan koordinasi dan langkah bersama mulai dari pencegahan, deteksi dini sampai penanganan di lapangan,” ujar Kompol Defrison.

Polres Lampung Selatan terus mendorong upaya pencegahan melalui kegiatan patroli, pemantauan titik panas, sosialisasi kepada masyarakat serta respons cepat apabila ditemukan titik api.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah karhutla. Masyarakat yang berada di sekitar kawasan perkebunan dan lahan terbuka diharapkan segera memberikan informasi apabila menemukan asap maupun titik api.

“Kami juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Kalau menemukan titik api, segera laporkan sehingga bisa dilakukan penanganan sedini mungkin,” katanya.

Dalam forum tersebut, unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi karhutla. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat dan terukur.

Selain penanganan ketika kebakaran terjadi, langkah preventif menjadi perhatian utama. Edukasi masyarakat, pemantauan kawasan rawan, kesiapan personel dan peralatan, serta komunikasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam membangun sistem pencegahan yang efektif.

Polres Lampung Selatan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait berkomitmen menjaga wilayah Lampung Selatan dari ancaman karhutla. Upaya tersebut dilakukan dengan mengedepankan pencegahan dan keterlibatan seluruh unsur yang memiliki peran dalam penanganan bencana.

Audiensi berlangsung aman dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin kuat sehingga pencegahan dan penanganan karhutla di Kabupaten Lampung Selatan dapat dilaksanakan secara lebih optimal. (*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *