Pringsewu, etalaseinfo.co.id – Deklarasi damai Pilkakon Serentak 2026 di Kabupaten Pringsewu diharapkan tidak berhenti sebatas seremoni, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata seluruh pihak dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal itu menjadi penekanan Kabag Ops Polres Pringsewu AKP Minan saat menghadiri Deklarasi Damai dan Penandatanganan Komitmen Bersama di Aula Utama Bupati Pringsewu, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Pringsewu tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, APDESI, serta para calon kepala pekon se-Kabupaten Pringsewu.
AKP Minan dalam keterangannya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra menyambut baik deklarasi damai dan penandatanganan komitmen bersama tersebut sebagai langkah memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan Pilkakon yang aman, tertib, dan kondusif.
Ia menegaskan, Polres Pringsewu siap mengawal dan mengamankan jalannya Pilkakon Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026 di 59 pekon di Kabupaten Pringsewu.
Kesiapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas agar seluruh tahapan pemilihan berjalan aman dan lancar. Untuk itu, dukungan serta kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan.

AKP Minan juga mengimbau para calon kepala pekon, tim pendukung, dan simpatisan agar mengedepankan persaingan yang sehat, menghormati perbedaan pilihan, serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik.
Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi oleh hoaks, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Apabila terjadi persoalan, seluruh pihak diharapkan mengutamakan komunikasi dan musyawarah serta menyelesaikannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dalam sambutannya menegaskan bahwa deklarasi damai harus menjadi komitmen nyata, bukan sekadar seremoni. Ia mengajak para calon kepala pekon menjalankan kontestasi secara jujur, santun, dan bermartabat serta menghindari politik uang, hoaks, dan provokasi.
Bupati juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan tidak boleh merusak persatuan masyarakat. Para calon diharapkan siap menang dengan menjalankan amanah dan siap menerima kekalahan dengan lapang dada sesuai mekanisme yang berlaku.
Melalui deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama ini, seluruh pihak diharapkan dapat bersinergi menjaga keamanan dan menyukseskan Pilkakon Serentak 2026 di Kabupaten Pringsewu agar berlangsung aman, damai, demokratis, dan kondusif.(*)
