Mesuji, etalaseinfo.co.id — Posubsektor mesuji pusat melalui personel Bhabinkamtibmas bersama masyarakat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Badak, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Selasa (20/10/2026), mulai pukul 09.30 WIB.
Penanganan tersebut dilakukan menyusul terpantau tiga titik panas (hotspot) dengan tingkat kerawanan tinggi atau kategori merah (_high_) berdasarkan pemantauan melalui aplikasi Lancang Kuning, BMKG, dan SIPONGI.Dalam kegiatan tersebut, personel Bhabinkamtibmas Polsubsektor Mesuji Pusat, AIPDA Aang S. dan BRIGPOL Galih Komada, bersama lima warga Desa Sungai Badak, turun langsung ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman api.
Petugas melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mesuji guna mendukung upaya penanganan karhutla. Pemadaman dilakukan menggunakan mesin pompa air (alkon), tangki air, serta peralatan sederhana berupa ranting dan dedaunan hijau.Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran terjadi di areal perkebunan kelapa sawit milik Sdr. Badri dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih 10 hektare.
Kondisi lahan gambut menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman karena api berpotensi merambat dan bertahan di bawah permukaan tanah.Selain kondisi lahan gambut, petugas juga menghadapi sejumlah kendala, di antaranya akses menuju titik api yang tidak dapat dilalui kendaraan pemadam hingga ke lokasi terdalam, cuaca panas pada musim kemarau, serta tiupan angin yang berpotensi mempercepat penyebaran api.
Ketersediaan sumber air berupa sungai atau kanal di sekitar lokasi juga terbatas.Meski demikian, melalui upaya pemadaman yang dilakukan secara bersama-sama, tiga titik api yang terpantau tersebut dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.Sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak kembali terjadi,
Polres Mesuji akan mengoptimalkan sosialisasi dan imbauan kepada perangkat desa serta masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah, lahan, dan rumput kering yang berpotensi memicu kebakaran.Posubsektor mesuji pusat juga akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan perangkat desa serta Satgas Karhutla Kabupaten Mesuji dalam mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Pemantauan terhadap titik-titik panas akan terus dilakukan, dan apabila ditemukan kebakaran kembali, petugas akan segera melakukan upaya pemadaman.Melalui kegiatan ini, Polres Mesuji mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta berperan aktif dalam mencegah karhutla, khususnya selama musim kemarau, demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Mesuji.(*)
