Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian di Polresta Bandar Lampung terkait optimalisasi pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah serta peran Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan yang digelar di Aula Patria Tama Polresta Bandar Lampung, Selasa (2/6/2026), dipimpin Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol A. Widihandoko.
Penelitian mengangkat tema Optimalisasi Pelaksanaan Fungsi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Kewilayahan dan Optimalisasi Peran Polri dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis guna Pemenuhan Gizi Penerima Manfaat dalam rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045*.
Dalam sambutannya, Kombes Pol A. Widihandoko mengatakan penelitian tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait pelaksanaan fungsi pemberantasan korupsi di tingkat kewilayahan, baik dari aspek sumber daya manusia, pola pikir personel, maupun kelembagaan.
“Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pimpinan Polri dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif untuk memperkuat fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di kewilayahan,” kata Kombes Pol Widihandoko.

Selain itu, penelitian juga dilakukan untuk mengkaji optimalisasi peran Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Waka Polresta Bandar Lampung, AKBP Yonirizal Khova mewakili Kapolresta Bandar Lampung menyambut baik pelaksanaan penelitian tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Tim Puslitbang Polri yang telah melaksanakan kegiatan penelitian di Polresta Bandar Lampung.
“Kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Ketua Tim Puslitbang Polri beserta rombongan. Polresta Bandar Lampung siap mendukung penuh kegiatan penelitian ini, baik dalam penyediaan data, informasi maupun masukan yang diperlukan selama proses penelitian berlangsung,” ujar AKBP Yonirizal.
Menurut Yonirizal, kegiatan penelitian tersebut memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas organisasi Polri, khususnya dalam memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan mendukung program-program strategis nasional.
“Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pimpinan Polri dalam menyusun kebijakan yang semakin tepat guna meningkatkan profesionalisme organisasi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim peneliti juga melakukan diskusi dan pengumpulan data dari para pejabat utama, penyidik, serta personel terkait sebagai bagian dari proses penyusunan rekomendasi kebijakan di lingkungan Polri. (*)
