Sempat Menjalar Hingga Perbatasan Pesawaran, Polres Pringsewu Gerak Cepat Padamkan Karhutla

Pringsewu, etalaseinfo.co.id  – Personel Polres Pringsewu bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan perbukitan di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Sedikitnya terdapat dua titik kebakaran yang terpantau pada Jumat (11/9/2026) malam. Salah satunya berada di kawasan Bukit Tamro-Bukit Sarno, Pekon Tambahrejo Barat, yang kobarannya menjalar hingga kawasan perbukitan Pekon Wates Selatan.

Tribratanews Polda Lampung - Gambar konten #23

Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra mengatakan, personel langsung dikerahkan setelah menerima informasi adanya kepulan asap dan titik api di kawasan tersebut.

“Personel Polres Pringsewu, Polsek Gadingrejo bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan api tidak semakin meluas,” kata Dadi.

Dari hasil pengecekan sementara, kebakaran di titik pertama merupakan sisa kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya. Bara api diduga kembali menyala dan kemudian menjalar ke kawasan perbukitan menuju Pekon Wates Selatan.

Luas lahan yang terdampak di kawasan Bukit Sarno/Pekon Tambahsari diperkirakan sekitar 50 hektare, sedangkan di wilayah Pekon Wates Selatan mencapai sekitar 75 hektare.

Sementara itu, titik kedua berada di lahan perbukitan di belakang TPU Pekon Tambahrejo Barat. Api yang juga diduga berasal dari sisa kebakaran sehari sebelumnya tersebut diperkirakan membakar sekitar 3 hektare lahan milik H. Irwan Saputra.

Tribratanews Polda Lampung - Gambar konten #24

Personel Polres Pringsewu bersama Satpol PP, aparatur pekon dan masyarakat kemudian melakukan pemadaman. Sekitar pukul 20.30 WIB, api di titik kedua berhasil dipadamkan.

Setelah itu, personel kembali bergerak menuju titik pertama untuk menangani api yang masih berada di kawasan perbukitan Pekon Wates Selatan, tepatnya di sekitar Pondok Ibnu Mubarok yang berbatasan dengan wilayah Pesawaran

Upaya pemadaman berlangsung hingga malam. Sekitar pukul 22.30 WIB, titik api di kawasan tersebut akhirnya berhasil dipadamkan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penanganan karhutla dilakukan secara cepat untuk mencegah api kembali meluas, terlebih sebagian titik merupakan kawasan perbukitan yang sulit dijangkau.

“Polri bersama unsur terkait terus melakukan langkah cepat di lapangan untuk memastikan titik api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke lahan masyarakat maupun kawasan permukiman,” ujar Yuni.

Tribratanews Polda Lampung - Gambar konten #25

Menurutnya, kondisi setelah api padam tetap harus diwaspadai karena masih terdapat kemungkinan bara api kembali menyala, terutama ketika kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang.

“Api yang terlihat sudah padam belum berarti penanganan selesai. Titik-titik yang sebelumnya terbakar harus tetap dipantau untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran,” katanya.

Yuni menegaskan, jajaran kepolisian juga terus berkoordinasi dengan BPBD, Satpol PP, aparatur pekon dan masyarakat dalam penanganan serta pencegahan karhutla.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan. Jika menemukan asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegasnya.

Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat antara lain Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugiyanto beserta personel Polsek Gadingrejo, Pamapta Polres Pringsewu Ipda Fredy bersama piket siaga bencana, personel Satpol PP, BPBD, aparatur pekon serta masyarakat.

Polres Pringsewu memastikan lokasi yang sebelumnya terbakar tetap dipantau untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke lahan warga maupun wilayah lainnya. (*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *