Ditpolairud Polda Lampung Diduga Tak Berdaya Menindak Aktifitas Gudang Penyelundupan BBM Ilegal Di Perairan Kelapa Cabang Lempasing Melibatkan Oknum Nasrudin

Pesawaran, etalaseinfo.co.id – Dugaan praktik bisnis penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal kembali menyeruak, wilayah pesisir Laut Lempasing Sukajaya Darat disebut – sebut menjadi surganya Tempat penyelundupan BBM Ilegal tanpa ijin resmi, gudang tersebut kuat dugaan dimiliki oleh seorang Oknum Bernama Nasrudin.

Lokasi gudang dugaan Penimbunan BBM ilegal terletak di pinggiran laut pantai Kelapa Cabang di Desa Sukajaya Darat Lempasing Kabupaten Pesawaran, Memanfaatkan jalur perairan laut Lempasing, sebagai akses keluar masuk pasokan BBM.

Penyelundupan aktifitas BBM di wilayah perairan Lempasing tanpa rasa takut terkesan Ditpolairud Polda Lampung tidur terlelap tutup mata, disinyalir ada kesengajaan pembiaran aktifitas penyelundupan BBM ilegal di Wilayah perairan Lempasing yang diduga berlangsung setiap hari pada malam hari hingga dini hari.

“Praktik ini sudah berjalan cukup lama. Anehnya, seolah-olah kebal hukum. Tidak ada tindakan tegas, padahal jelas melanggar,” berdekatan dengan kantor Ditpolairud Polda Lampung, ungkap salah satu warga, yang enggan disebut nama nya. (14/6/2026).

‎Masih dari narasumber, ia juga mengatakan bahwa ”Gudang tersebut terus beraktivitas dengan cara yang rapih, Namun apabila ada oprasi tim APH gudang dan aktivitas penyelundupan BBM ilegal diduga telah mendapatkan informasi terlebih dahulu dan berpindah – pindah lokasi.

‎Meski sudah ada instruksi tegas dari Bareskrim dan Kapolda Lampung namun Pihak yang diduga sebagai mafia tetap membangkang dan masih menjalankan bisnis ilegal tersebut.

Warga berharap dengan adanya pemberitaan ini, Kapolda Lampung, agar dapat menindak tegas pemilik gudang tersebut karena telah melakukan pelanggaran hukum dan merugikan negara, Ini jelas bahwa Bisnis ini tidak mengantongi surat Izin.

Dari informasi yang di himpung BBM Ilegal jenis solar di distribusikan ke salah satu kapal tengker yang bersandar di tengah perairan Laut Pantai Kunjir .

Hingga berita ini diturunkan belum adanya konfirmasi oknum tersebut terkait dugaan penyelundupan BBM ilegal tersebut.(Red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *